Diduga Pembangkang, Pria China di Perahu Karet Ditangkap di Perairan Korsel
·waktu baca 2 menit

Aparat keamanan Korsel menemukan seorang pria China di sebuah perahu karet di lepas pantai barat negara itu. Saat ini, pria tersebut masih menjalani pemeriksaan.
Dalam keterangannya pada Rabu (27/5), Penjaga Pantai Korsel menyebut pria itu berada di perahu sepanjang 3,3 meter dengan mesin berkekuatan 10 tenaga kuda. Ia ditemukan sekitar 38 mil laut dari lepas pantai Korsel pada Senin (25/5).
Pria China itu pertama kali ditemukan oleh nelayan yang kemudian melaporkan temuannya kepada aparat.
Menurut laporan sejumlah media, pria yang berada di perahu karet tersebut merupakan pembangkang yang berulang kali mencoba melarikan diri dari China.
“Pria itu telah ditangkap dan sedang diperiksa atas dugaan pelanggaran imigrasi,” kata Penjaga Pantai Korsel seperti dikutip Reuters.
“Lokasi penangkapannya berada di dalam perairan teritorial Korea Selatan,” lanjut mereka.
Pihak berwenang tidak membeberkan identitas pria tersebut maupun bagaimana aparat akhirnya menemukan perahu karet itu. Mereka hanya memastikan pria tersebut adalah warga negara China berusia 60-an tahun.
Media AS New York Times melaporkan, berdasarkan sumber mereka, pria itu diduga bernama Dong Guangping. Ia disebut sudah beberapa kali mencoba kabur dari China ke Thailand, Vietnam, dan Taiwan.
Namun, setiap berhasil mencapai negara-negara tersebut, Dong disebut selalu dipulangkan kembali ke China.
Sementara itu, Kedutaan Besar China di Seoul menolak berkomentar terkait penemuan pria tersebut. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, juga mengaku belum mengetahui informasi tersebut.
Kasus pelarian warga China ke Korea Selatan bukan pertama kali terjadi. Pada 2023, aparat Korsel juga menangkap seorang pria China yang mencoba kabur ke negaranya menggunakan jetski.
Pria itu menempuh perjalanan sejauh 300 kilometer sambil membawa lima kontainer bahan bakar.
