Diduga Stres, Sapi Kurban di Bandung yang Masuk Parit Sempat Sulit Dievakuasi

Warga dan petugas pemadam kebakaran sempat kesulitan mengevakuasi sapi kurban yang tercebur ke parit atau saluran air di Jalur Cibeunying Kolot RT 1 RW 21, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung pada Jumat (31/7).
Namun, pada akhirnya sapi itu berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.34 WIB atau setelah warga dan petugas berjibaku selama tiga jam lebih.
Evakuasi sempat dicoba dengan menarik sapi ke arah tangga dari bahan papan kayu yang sudah disiapkan. Percobaan pertama gagal karena kaki belakang sapi tersangkut di celah tangga.
Selain itu, tangga itu pun licin. Sehingga kemudian diubah menjadi semacam undakan. Lalu sapi pun dicoba kembali ditarik.
Kendala sempat terjadi karena sapi diduga stres. Sebab, terlalu banyak warga berkerumun di atas parit menyaksikan proses evakuasi.
Sapi kemudian dibuat tenang dulu lalu ditarik menggunakan tali secara perlahan. Sapi berhasil dievakuasi.
"Kasian sapinya, lemas," kata seorang warga yang melihat proses evakuasi itu.
Wakil Komandan Peleton III Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Dadang Rahmat mengatakan, evakuasi berlangsung lama karena sapi bertubuh besar tersebut dalam keadaan stres. Sebab, banyak warga yang menonton proses evakuasi di sekitar parit dengan kedalaman sekitar 3 meter jika diukur dari jalan itu.
"Sapinya stres, udah naik ke atas turun lagi karena banyak warga menonton. Alhamdulillah kita bikin tangga yang lebih bagus lagi," kata dia.
Tadinya, jika sapi gagal dievakuasi, petugas dan warga bakal menyembelih sapi itu di parit. Sapi itu memang hewan kurban yang mengamuk saat diturunkan dari mobil hingga jatuh ke dalam parit.
"Kalau sapi tidak naik, tadi udah koordinasi sama DKM sapi bakal dipotong di lokasi," ucap dia.
