Digerebek Warga, 8 Remaja Mencurigakan di Banda Aceh Jalani Rapid Test

Sebanyak delapan remaja mencurigakan digerebek warga dari dalam mobil yang terparkir di sebuah musala di Desa Punge Ujong, Meuraxa, Banda Aceh. Belum diketahui aktivitas dan tujuan mereka.
Penggrebekan warga terhadap delapan remaja ini berlangsung Rabu (6/5) pagi. Di dalam mobil tersebut terdapat dua remaja perempuan dan enam laki-laki. Saat dihampiri warga, mereka dalam kondisi tertidur.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan warga awalnya curiga terhadap gerak-gerik mobil yang ditumpangi para remaja tersebut. Sebab, kerap terlihat di desa setempat.
“Warga mulai menaruh kecurigaan terhadap mobil tersebut yang dalam beberapa hari terakhir terlihat di gampong (desa) mereka. Kecurigaan warga berakhir dengan penggrebekan terhadap penumpang yang berada di dalamnya yang terparkir di halaman Musala Babul Iman,” kata Trisno dalam keterangannya, Rabu (6/5).
Setelah penggrebekan, perangkat desa kemudian menghubungi Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan. Para remaja itu selanjutnya digelandang ke Polresta Banda Aceh.
“Saya memerintahkan Unit Patroli Kota untuk menindaklanjuti terhadap Laporan warga, dan kedelapan remaja tersebut agar dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan, baik urine maupun lainnya,” ujarnya.
Trisno juga berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kota Banda Aceh. Kedelapan remaja tersebut dilakukan rapid test guna mengetahui apakah mereka terinfeksi virus corona.
“Dari hasil pemeriksaan urine dan rapid test, remaja tersebut dinyatakan negative COVID-19. Namun, mereka tetap dalam pantauan serta diserahkan kepada orang tua masing-masing agar dilakukan karantina mandiri, mengingat suhu tubuh sangat tinggi,” ungkap Trisno.
Kedelapan remaja tersebut yakni IR (18) warga Jeunieb, MH (21), RZ (18) warga Langsa, SF (15) warga Beureunuen, AK (17) warga Peuniti, SAA (20) warga Lampaseh Kota, serta RZ (18) dan RM (17) warga Panteriek.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
