Diguyur Hujan Deras Seharian, 12 Desa di Aceh Tenggara Terendam Banjir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
12 Desa di 4 Kecamatan Aceh Tenggara Terendam Banjir. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
12 Desa di 4 Kecamatan Aceh Tenggara Terendam Banjir. Foto: Dok. Istimewa

Sebanyak 12 desa di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara terendam banjir. Banjir terjadi akibat luapan air sungai wilayah setempat usai diguyur hujan deras sejak Minggu (15/8) malam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas, mengatakan banjir yang merendam sejumlah rumah warga itu berlangsung sejak pukul 22.57 WIB Minggu (15/8) malam.

“Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Aceh Tenggara, mengakibatkan meluapnya air Sungai Kali Bulan,” kata Ilyas pada awak media di Banda Aceh, Senin (16/8).

12 Desa di 4 Kecamatan Aceh Tenggara Terendam Banjir. Foto: Dok. Istimewa

Ilyas menyebutkan, dampak dari banjir itu, selain merendam rumah warga juga telah mengakibatkan rusaknya tanggul yang berada di salah satu desa yang ikut terendam banjir.

“Korban terdampak sebanyak 91 KK/332 jiwa, sebagian warga mengungsi ke rumah saudara terdekat,” ujarnya.

Saat ini BPBD Aceh Tenggara telah mengerahkan tim untuk kaji cepat, berkoordinasi dengan instansi terkait dan bersama tim gabungan dibantu masyarakat bergotong royong membersihkan material lumpur.

12 Desa di 4 Kecamatan Aceh Tenggara Terendam Banjir. Foto: Dok. Istimewa

“Untuk sementara air masih belum surut,” ungkap Ilyas

12 Desa di 4 Kecamatan yang terendam banjir:

1. Kecamatan : Deleng Pokhkison

- Gampong : Penampakan

- Gampong : Gusung Batu

- Gampong : Tualang Lama

- Gampong : Kute Genting

2. Kecamatan : Babussalam

- Gampong : Batu Mbulan Sepakat

- Gampong : Batu Mbulan Asli

- Gampong : Gumpang Jaya

3. Kecamatan : Bambel

- Gampong : Bambel

- Gampong : Bambel Gabungan

- Gampong : Terutung Seperai

- Gampong : Biak Muli Gabungan

4. Kecamatan : Lawe Bulan

- Gampong : Pulonas Baru