Dilarang Istri, Luhut Tak Mau lagi bila Ditawari Jadi Menteri Presiden Terpilih

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat nyoblos di TPS 14, Balai Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (14/2/2024). Foto: Denita BR Matondang/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan saat nyoblos di TPS 14, Balai Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (14/2/2024). Foto: Denita BR Matondang/kumparan

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan tak lagi berminat menjadi salah satu menteri dalam kabinet presiden terpilih tahun 2024-2029.

Luhut memastikan akan menolak bila ditawarkan posisi menteri oleh presiden terpilih. Hal ini disebabkan larangan dari sang istri Devi Simatupang.

"Enggak, kalau saya jadi menteri lagi cukup lah udah. Hahaha. Ya kalau beri saran-saran ya (boleh). Enggak, istri saya enggak setuju saya menteri lagi," katanya saat di TPS 14 Banjar Pengayehan, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (14/2).

Dia mengimbau seluruh masyarakat dapat menggunakan hak suara tanpa kericuhan. Menurutnya, ini demi keberlanjutan pembangunan Indonesia.

"Saya harap semua damai walaupun kita kemarin banyak beda-beda (pilihan). Itu sah (dalam) demokrasi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Paslon capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memenangkan suara di TPS tempat Luhut mencoblos.

Berdasarkan hasil perhitungan suara di TPS tersebut, Prabowo-Gibran unggul dengan 140 suara. Luhut mendukung Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.

Paslon capres-cawapres nomor urut 01 Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar kalah telak dengan 4 suara. Sementara itu, paslon capres-cawapres nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh 126 suara.