Dilema Kejari Izinkan Nora Masuk Mobil Tahanan Jerinx, Lalu Mereka 'Cium' Mesra

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kemesraan jerinx bersama istrinya di dalam mobil tahanan. Foto: Instagram/@ncdpapl
zoom-in-whitePerbesar
Kemesraan jerinx bersama istrinya di dalam mobil tahanan. Foto: Instagram/@ncdpapl

Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar dihadapkan pilihan yang dilematis. Musababnya, keputusan mereka mengizinkan Nora Alexandra masuk ke dalam mobil tahanan bersama suaminya, Jerinx, berbuntut panjang.

Kasipidum Kajari Denpasar I Wayan Eka Widanta mengatakan di satu sisi, alasan mengizinkan Nora Alexandra masuk ke mobil tahanan karena perasaan hati nurani dan menghindari kerumunan massa di tengah pandemi virus corona.

Di sisi lain, kejaksaan juga harus menegakkan hukum demi dan kelancaran proses persidangan. Sejatinya, keluarga dilarang masuk ke mobil tahanan.

Aksi dua kali ini rupanya berujung pada dugaan pelanggaran dan kelalaian yang disampaikan oleh Komisi Kejaksaan (komjak) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali

"Jadi gimana ya kemarin kita dihadapkan pada ada massa situasi (sulit) di lapangan, kita ingin biar tidak ketemu situasi yang tidak kita inginkan, begitu intinya," kata Kasipidum Kajari Denpasar I Wayan Eka Widanta saat dihubungi, Rabu (30/9).

Sekali lagi Eka membeberkan pertimbangan Nora diizinkan masuk mobil tahanan bareng Jerinx. Saat itu, ada banyak massa pendukung, keluarga dan wartawan Jerinx di Ditreskrimsus Polda Bali. Mereka menunggu Jerinx selesai menjalani sidang dengan agenda eksepsi.

Drummer Superman is Dead I Gede Ari Astina alias Jerinx (kanan) didampingi istrinya Nora Alexandra (kiri) meninggalkan ruangan usai menjalani sidang secara daring di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (22/9/2020). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Di PN Denpasar, massa pendukung Jerinx yang demo menuntut pembebasan Jerinx dibubarkan polisi. Eka khawatir ada peristiwa yang tidak diinginkan terjadi.

Maka, usai sidang petugas berusaha menarik Jerinx ke mobil tahanan menghindari kerumunan pendukung, keluarga dan wartawan. Tapi, Nora dan keluarga memohon belas kasih untuk ketemu Jerinx barang sejenak.

"Pokoknya situasi tidak seperti kondusif gitu loh. Makanya habis sidang kita press, tarik langsung ke mobil biar selesai," kata Eka.

Sikap petugas yang dituding melanggar dan lalai dalam mengawal Jerinx, Eka mengaku pasrah. Dia menegaskan, sikap tersebut diambil karena berada dalam posisi sulit.

"Iya, kalau memang itu dihadapkan ya siap. Tapi karena dihadapkan pada situasi begitu mau gimana lagi. Biar cepat selesai, penyelamatan gitu, karena yang ini (Nora) membuntuti terus,keluarganya pengin (ketemu). Kalau ada lagi waktu bertemu kita lebih lama. Pokoknya yang penting teraman biar sama-sama enak," imbuh Eka.

Atas kasus ini, Eka menambahkan, pihaknya tak akan lagi mengizinkan Nora masuk mobil tahanan atau narapidana lain.

"Iya. Pasti kita pikirkan penyelamatan dan penyelaman proses persidangan tidak ada lagi seperti itu. Keringat sudah banyak, tahukan Jerinx itu sidang aja susah. Kayak frontal memang kita dihadapkan pada situasi sulit," kata dia.

***

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

embed from external kumparan