Diminta Waspada Teror usai Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman: Alhamdulillah Aman

Anggota Komisi II DPR Fauzan Khalid meminta Ombudsman memperkuat standar operasional prosedur (SOP) internal setelah temuan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor. Ia mengingatkan Ombudsman agar mewaspadai kemungkinan teror maupun tawaran yang dapat memengaruhi pelaksanaan tugasnya.
“Kemudian yang terakhir saya ingin mengingatkan justru Ombudsman. Ketika, ya, ketika sekarang nama Ombudsman udah naik dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat, ada dua kemungkinan yang akan Bapak dapatkan,” kata Fauzan saat rapat Komisi II dengan Ombudsman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9).
“Pertama teror, dari orang yang dirugikan dan dari lembaga orang yang kemungkinan juga akan mendapatkan efek negatif dari apa yang Bapak Ibu lakukan. Itu kemungkinan pertama,” sambungnya.
Selain teror, Fauzan mengingatkan adanya kemungkinan tawaran tertentu kepada Ombudsman agar tidak menjalankan tugas dan fungsinya.
“Tapi kemungkinan yang kedua, tawaran-tawaran yang menjanjikan, bagi Ombudsman, supaya tidak melakukan tugas dan fungsinya itu. Karena itu saya ingin ingatkan, perkuat lagi SOP. SOP di internal Ombudsman, termasuk SOP di Ombudsman-Ombudsman perwakilan,” ujarnya.
Fauzan berharap Ombudsman tetap dapat menjalankan tugasnya secara bersih.
“Sehingga ya, kita sangat berharap kemudian Ombudsman ini betul-betul bersih. Dan betul-betul apa yang dia lakukan itu kelihatan tujuannya ya. Tujuannya betul-betul untuk memperbaiki pelayanan publik yang menjadi tugas dari semua kementerian dan lembaga yang ada,” tuturnya.
“Ya, saya kira itu pimpinan dari saya. Kita back up terus Ombudsman demi perbaikan pelayanan publik, ya, demi kepuasan masyarakat kita, demi pencapaian cita-cita dari pemerintahan presiden kita,” tambah dia.
Senada dengan Fauzan, anggota Komisi II DPR Zulkifli Anwar juga memberikan apresiasi kepada Ombudsman atas temuan tersebut. Zulkifli kemudian meminta jajaran Ombudsman untuk berhati-hati dan menjaga diri.
“Sebagai mitra, katakanlah sebagai senior, hanya satu saja pesan saya, jaga diri kalian masing-masing,” ujarnya.
“Karena apa yang dilakukan kemarin, banyak yang mendukung tapi banyak pula yang tidak menerima atau tidak puas,” sambung Zulkifli.
Zulkifli kemudian secara khusus mengingatkan Ombudsman agar menjaga diri dari kemungkinan ancaman, termasuk santet.
“Jadi secara pribadi, tidak banyak lebar saya sampaikan, jaga diri kalian masing-masing. Jangan kalian kena santet. Itu saja,” tuturnya.
“Saya hanya mengingatkan. Kalau tidak percaya, kita buktikan. Setuju tidak? Jawab, setuju tidak? Terima kasih,” sambungnya.
Jawaban Ombudsman
Menanggapi kekhawatiran tersebut, Anggota Ombudsman Syafrida Rachmawati Rasahan mengatakan hingga saat ini pihaknya tidak mengalami teror setelah melakukan sidak di Lapas Kelas IIA Cibinong.
Ia juga meminta doa agar seluruh jajaran Ombudsman tetap diberikan keselamatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas.
“Alhamdulillah, kami semua dalam keadaan selamat, tidak ada teror yang kami alami. Pimpinan maupun seluruh jajaran, kami mohon doanya semoga kami tetap selamat, sehat, dan bisa menjalankan tugas kami melakukan pengawasan pelayanan masyarakat,” kata dia.
