News
·
31 Agustus 2020 13:00

Din Syamsuddin Bela Rocky Gerung Direndahkan saat Debat: Dia Lebih dari Profesor

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Din Syamsuddin Bela Rocky Gerung Direndahkan saat Debat: Dia Lebih dari Profesor (66844)
searchPerbesar
Din Syamsuddin Foto: Helmi Afandi/kumparan
Akademisi Rocky Gerung berdebat dengan Staf Ahli Kominfo, Prof Henry Subiakto, soal dana influencer dalam program Talk Show di TvOne. Dalam perdebatan itu, Subiakto mengkritisi kepakaran Rocky.
ADVERTISEMENT
"Dia hanya bicara secara imajinasi dan pakai teori-teori yang kadang-kadang di kampus saya sudah ketinggalan zaman," ucap Henry dalam perdebatan dikutip dari Youtube Talk Show TvOne, Senin (31/8).
"Saya guru besar Universitas Airlangga ya," lanjut Henry yang dalam debat menyebut paling paham isu dana untuk influencer.
"Mudah-mudahan otakmu besar juga," timpal Rocky terkekeh.
"Minimal saya profesor beneran, kalau Anda belum tentu," kata Henry lagi.
Sikap Henry yang mempertanyakan keilmuan deklarator KAMI tersebut dikritik oleh Din Syamsuddin, sebagai Guru Besar FISIP UIN Jakarta. Dia menilai kepakaran Rocky tak diragukan.
"Saya mengikuti debat tersebut dan merasa malu ada seorang guru besar yang kalah berdebat tentang substansi kemudian menyerang lawan debatnya (Rocky Gerung) secara pribadi," ucap Din Syamsuddin dalam keterangan tertulis, Senin (31/8).
ADVERTISEMENT
Din menilai pernyataan Henry merendahkan Rocky dalam debat justru tidak mencerminkan dia sebagai guru besar.
Din Syamsuddin Bela Rocky Gerung Direndahkan saat Debat: Dia Lebih dari Profesor (66845)
searchPerbesar
Rocky Gerung. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
"Jelas, Rocky Gerung walau hanya lulusan S1 tapi memiliki kapasitas keilmuan dan filsafat melebihi S3 dan professor."
Menurut Din, argumen-argumen Rocky soal dana influencer sangat dalam dan tajam. Sayang, mitra debat tidak mampu melayani, akhirnya mengalihkan perhatian ke persoalan nonsubstantif.
"Inilah masalah kita sekarang, berdebat tapi tidak menanggapi isi atau substansi, tapi mengalihkan kepada hal pribadi. Kalah berdebat akhirnya menyerang pribadi lawan," pungkas Din Syamsuddin.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020