Din Syamsuddin Ibaratkan RI Kapal Besar: Ada yang Ingin Merusak dari Dalam

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Din Syamsuddin, mengibaratkan Indonesia sebagai kapal besar. Din Syamsuddin menyebut, kapal besar itu diisi sejumlah kelompok.
Dari sekian banyak kelompok yang duduk di kapal besar itu, lanjut Din, ada sejumlah pihak yang ingin merusak kapal bernama Indonesia itu dari dalam.
"Sesuai hadis Nabi Muhammad SAW dan saya yakin juga ada dalam kitab suci agama lain, yang pertama bahwa suatu bangsa telah berada dalam sebuah kapal besar dan masing masing kelompok telah mendapatkan tempat duduk masing-masing," kata Din Syamsuddin saat mendeklarasikam KAMI di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (18/8).
"Namun, ada satu kelompok yang ingin merusak tempatnya sendiri, yang ingin melubangi kapal besar itu walaupun itu tempatnya sendiri," lanjutnya.
Untuk itu, Din menyerukan kepada anggota KAMI untuk menyelamatkan kapal besar itu. Langkah ini, kata dia, juga sesuai dengan pesan Nabi Muhammad SAW.
Ia juga mengingatkan, jangan sampai ada masyarakat yang hanya berdiam diri melihat Indonesia dirusak. Apalagi, mereka sadar Indonesia dirusak dan tidak melakukan apa pun.
"Maka Nabi Muhammad SAW berpesan dan menyatakan jika orang banyak menyelamatkan mereka, menyelamatkan kapal besar dari segelintir orang-orang jahat yang melubangi tempat sendiri. Jika diselamatkan maka kita semua akan selamat," ujarnya.
"Mereka akan selamat dan kita semua akan selamat. Tetapi jika orang banyak membiarkan orang banyak berdiam diri, membiarkan kerusakan, membiarkan orang yang bahkan merusak tempatnya sendiri dan apalagi merusak tempat orang lain, apa kata Rasulullah, mereka akan celaka dan kita semua juga akan celaka," tambahnya.
Din menegaskan, Indonesia tak boleh karam. Karena kerusakan yang didera Indonesia bisa diperbaiki bersama-sama. Peran inilah yang harus diambil oleh seluruh anggota KAMI.
"Karam bersama, karamnya kapal besarnya bangsa itu. Keadaan ini sama dengan yang dihadapi bangsa Indonesia betul? Bangsa Indonesia tengah menghadapi masalah besar," ujarnya.
"Marilah kita bangkit untuk penyelamatan," tandasnya.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.
