Din Syamsuddin: Kepergian Malik Fadjar Kehilangan bagi Umat Islam dan Indonesia

7 September 2020 22:41 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Din Syamsuddin di kediaman Probosutedjo. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Din Syamsuddin di kediaman Probosutedjo. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
ADVERTISEMENT
Din Syamsuddin turut berduka cita atas meninggalnya Malik Fadjar, tokoh Muhammadiyah yang pernah menjabat sebagai Mendikbud dan Wantimpres periode pertama Jokowi. Din mengatakan, sebagian besar hidup Malik Fadjar diabadikan di Muhammadiyah.
ADVERTISEMENT
"Selama di PP Muhammadiyah, almarhum sangat aktif. Pikiran-pikirannya banyak mewarnai langkah-langkah Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan," kata Din dalam keterangannya, Senin (7/9).
Din mengenal Malik Fadjar sebagai pribadi yang akrab. Malik Fadjar bahkan dikenal sebagai tokoh yang cukup menyantuni aktivis muda.
Malik Fadjar. Foto: Dok. Muhammadiyah
"Almarhum adalah salah seorang kader/tokoh terbaik Muhammadiyah sehingga dapat 'mewakili Muhammadiyah' dalam banyak jabatan politik kenegaraan, sejak dari menjadi Menteri Agama, Mendiknas, Menko Kesra, dan terakhir sebagai Anggota Wantimpres.
Menurut Din, Muhammadiyah dan Indonesia kehilangan tokoh penting yang jasanya akan selalu diingat.
"Kepergiannya ke hadirat Sang Pencipta adalah kehilangan besar bagi Muhammadiyah, dan tentu bagi umat Islam dan Bangsa Indonesia. Semoga segala kiprah dan perannya menjadi amal jariah bagi almarhum," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
***
Saksikan video menarik di bawah ini.