Dinkes Padang Pastikan Stok VTM Spesimen COVID-19 Aman hingga Akhir 2020

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi virus corona. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi virus corona. Foto: kumparan

Dinas Kesehatan Kota Padang memastikan stok Viral Transport Medium (VTM) yang digunakan untuk menyimpan spesimen pasien COVID-19 aman hingga akhir tahun 2020. VTM merupakan lendir hidung dan tenggorokan yang akan diuji di laboratorium.

"Alat VTM sebagai media untuk menyimpan spesimen lendir hidung dan tenggorokan cukup hingga akhir tahun yang dipakai setiap kali pelaksanaan tes usap," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani Hamid dilansir Antara, Minggu (1/11).

Ia menjelaskan VTM adalah alat untuk menyimpan spesimen atau sampel dahak hasil tes usap seseorang sebelum diperiksa di laboratorium dengan metode polymerase chain reaction (PCR).

"VTM merupakan alat penting dalam tahapan pemeriksaan virus corona. Ketiadaan VTM akan membuat pemeriksaan tes usap menjadi terkendala," ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Kota Padang mendapat bantuan alat VTM, apalagi saat ini peningkatan jumlah kasus virus tersebut masih terbilang tinggi.

Petugas lab menyiapkan sampel sebelum pengujian virus corona (COVID-19). Foto: Cooper Neill/REUTERS

Pemkot Padang mendapat bantuan sebanyak 5.000 VTM dari Laboratorium Kedokteran Universitas Andalas. Selain itu, juga mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat sebanyak 5.000 VTM.

Kendati demikian, ia berharap seluruh warga Padang untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak.

Kedisiplinan warga akan membantu memutus penyebaran virus corona serta meminimalkan penggunaan alat VTM, karena berkurangnya warga yang terpapar COVID-19. "Tetap mengenakan masker dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," katanya.