Dipanggil Presiden bahas MBG, Nanik: Tak Kejar Kuantitas, Perbaiki Kualitas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi Pers Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang beserta Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono perihal tata kelola baru dan efisiensi anggaran BGN, di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang beserta Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono perihal tata kelola baru dan efisiensi anggaran BGN, di Kantor Pusat Badan Gizi Nasional, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang baru saja dipanggil Presiden Prabowo Subianto. Nanik dipanggil untuk menentukan arah BGN ke depan.

Ia menyampaikan, ke depan BGN akan lebih fokus pada kualitas daripada kuantitas.

“Kemarin kami bertiga (pimpinan BGN) dipanggil Presiden dan kami sudah menyampaikan ke beliau, tahun 2026 ini mohon Bapak kami tidak mengejar kuantitas,” kata Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

Kata Nanik, BGN akan lebih memperhatikan kualitas dapur SPPG. Dengan demikian, langkah BGN ke depan bukan menambah dapur SPPG, namun memastikan Makanan Bergizi Gratis (MBG) berkualitas.

“Kami akan perbaiki kualitas, sehingga bisa jadi kami tidak akan mengejar ke 82 juta (dapur SPPG). Tapi bagaimana dapur-dapur ini sehat, memberikan makan yang bergizi, ya,” jelas Nanik.

Selain itu, BGN juga akan refocusing dapur SPPG yang telah ada. Kata Nanik, bila sekolah mahal tak membutuhkan MBG, maka akan dialihkan wilayah 3T yang masih belum terpapar.

“Misalnya nanti akan kita juga kalau ada sekolah-sekolah yang mahal gitu kan kita tanya apakah masih perlu MBG? Nah ini yang kita alihkan ke 3T,” sebut Nanik.

Dengan demikian, kata Nanik, penerima manfaat akan bertambah tanpa perlu menambah dapur SPPG. Justru dapur SPPG akan berkurang karena telah dialihkan ke wilayah 3T.

“Jadi bisa aja sebetulnya penerima manfaatnya bertambah tapi tambahannya ini sebetulnya mengurangi dari yang tidak fokus mungkin selama ini,” ungkap Nanik.