Diplomat Arya Daru Rajin Pulang-Pergi Jakarta-Yogya Temui Anak Istri
·waktu baca 2 menit

Duka masih menyelimuti keluarga Arya Daru Pangayunan (39 tahun) diplomat Kementerian Luar Negeri yang jenazahnya ditemukan di kamar kos Gondia International Guesthouse, Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, dengan kondisi tak wajar.
Selama ini Arya Daru kerap pulang pergi Jakarta-Yogya untuk menemui anak istrinya. Istri Arya Daru yakni Meta Ayu Puspitantri selama ini tinggal di rumah orang tuanya, Prof Basu Swastha Dharmmesta, di Jalan Munggur, Jomblang, Janti, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul.
Jika Arya Daru tak pulang maka Meta Ayu dan anaknya yang kadang menyusul ke Jakarta. Arya Daru dan Meta Ayu memiliki dua orang anak yang duduk di kelas 1 SMP dan kelas 4 SD. Keduanya bersekolah di Yogya.
"Jadi istrinya Daru (panggilan akrab Arya Daru) itu yang rutin ke Jakarta. Darunya sendiri, memang mereka berdua rutin Jakarta-Yogya tergantung siapa yang pengin ke mana dan lain sebagainya," kata Meta Bagus, kakak ipar Arya Daru.
Bagus mengatakan Meta Ayu tak tinggal di Jakarta karena pertimbangan anak yang sekolah di Yogya. Meta Ayu merupakan ibu rumah tangga.
"Pertimbangan anak-anak sekolah di sini semua kan harus ditemenin," jelasnya.
"Jadi sering banget kalau akhir pekan tiba-tiba (Arya Daru) ke sini. Pas saya lagi ke sini juga ketemu juga," katanya.
Arya Daru sendiri merupakan anak Ir Subaryono, PH.D, dosen purna Fakultas Teknik Geodesi. Semasa kecil dia tinggal di Perumahan Fakultas Teknik UGM di Seturan, Sleman.
Sementara saat ini Subaryono telah tinggal di Jalan Damai, Ngaglik, Sleman .
"Seturan itu waktu Daru masih kecil. Sekarang bapak ibu (Arya Daru) di Jalan Damai," jelasnya.
