Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
DipTalk: Prediksi Hikmahanto, Ukraina Tamat! Trump Ogah Danai Perang Lawan Rusia
7 Maret 2025 21:04 WIB
·
waktu baca 1 menitADVERTISEMENT
Di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, Amerika Serikat mengambil pendekatan berbeda pada konflik Rusia-Ukraina.
ADVERTISEMENT
Bertolak belakang dengan Joe Biden yang lebih keras terhadap Rusia dan mendukung Ukraina, Trump malah menunjukkan pendekatan lebih ‘lunak’ terhadap Rusia.
Demi mengambil ‘hati’ Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akhirnya setuju AS mengambil hak pengelolaan mineral di negaranya, dengan harapan AS dapat memberikan jaminan keamanan kepada Ukraina.
Sayangnya, pertemuan yang berlangsung di Gedung Putih itu berakhir pahit. Trump dan Zelensky malah saling debat, sampai akhirnya Trump menuduh Zelensky tidak bersyukur atas bantuan militer yang selama ini telah diberikan negaranya, dan mengusirnya dari Gedung Putih.
Apa yang menyebabkan perubahan kebijakan geopolitik Trump terhadap konflik Rusia-Ukraina? Apa untungnya bagi AS dan dampaknya bagi perdamaian dan keamanan di Eropa.
Saksikan analisa lengkap Guru Besar Hukum Internasional UI, Prof. Hikmahanto Juwana dalam DipTalk Episode 36 Prediksi Hikmahanto: Ukraina Tamat! Trump Ogah Danai Perang Lawan Rusia hanya di YouTube kumparan.
ADVERTISEMENT