Dirjen Haji Bagikan Kartu Nusuk ke Jemaah: Dijaga Ya, Ini Tiket saat ke Arafah
·waktu baca 2 menit

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief, membagikan kartu Nusuk kepada jemaah haji Indonesia di Hotel 502, Makkah, Minggu (25/5). Pembagian itu sekaligus untuk melihat pelayanan di hotel.
Hilman yang ditemani Direktur Bina Haji Kemenag Musta’in Ahmad dan Kepala Daker Makkah Ali Machzumi mengabsen jemaah sebelum membagikan kartu Nusuk yang dibawanya.
"Ini dijaga ya Bapak, Ibu,” ujar Hilman.
Hilman menjelaskan kartu Nusuk menjadi paspor bagi jemaah haji, khususnya saat puncaknya di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna. Ia memastikan pembagian Nusuk sudah di atas 90 persen.
Hilman menjelaskan jemaah yang belum dapat Nusuk saat ini karena terselip di grup kecil. Misalnya, harusnya jemaah di Syarikah A tetapi belum terdata. Sehingga ia meminta jemaah yang belum mendapat nusuk segera melapor.
Hilman memastikan pihaknya juga akan terus menelusuri siapa saja jemaah yang belum dapat Nusuk.
“Nah ini jemaah sudah beberapa hari tidak dapat Nusuk kami telusuri betul ya ternyata betul Syarikah yang harusnya memberikan Nusuk ternyata paspornya dipegang oleh maktab yang lain,” tutur Hilman.
“Jadi ini sudah kita komunikasikan ya alhamdulillah ini bisa membuat tenang jemaah kalau untuk masuk ke Haram dan tentu saja ini menjadi tiket pada saat nanti ke Arafah,” tambahnya.
Salah satu jemaah yang menerima kartu Nusuk, Bagus Purwoko (56), mengaku senang. Dia bersyukur akhirnya menerima kartu Nusuk sehingga bisa mudah untuk beribadah ke Masjidil Haram.
"Kan sekarang kalau ke Masjidil Haram harus nunjukin ini ya. Kita udah nunggu sejak Kamis lalu, ada 10 hari lah ya," ungkap jemaah asal embarkasi Solo ini.
