Dirut LPDB Kunjungi KKMP Sampangan & KUD Usaha Mina, Dorong Koperasi Berdaya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB
zoom-in-whitePerbesar
Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Direktur Utama LPDB Koperasi, Krisdianto, melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, dan KUD Usaha Mina di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya LPDB Koperasi dalam memperkuat ekosistem koperasi nasional sekaligus memastikan pengembangan usaha produktif koperasi berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Kunjungan diawali di KKMP Sampangan yang telah diresmikan operasionalnya pada 16 Mei 2026. Dalam waktu kurang dari satu bulan, koperasi tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dengan jumlah anggota mencapai 250 orang dan omzet usaha sekitar Rp60 juta per bulan.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Menurut Krisdianto, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memiliki prospek besar untuk menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat apabila dikelola secara profesional dan didukung oleh kolaborasi berbagai pihak.

“KKMP Sampangan menjadi contoh bagaimana koperasi dapat tumbuh cepat ketika mendapatkan dukungan masyarakat dan membangun kemitraan usaha yang kuat. Ini sejalan dengan semangat pemerintah untuk menjadikan koperasi sebagai instrumen penggerak ekonomi rakyat,” ujar Krisdianto.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Selain memiliki gedung koperasi yang representatif, KKMP Sampangan juga telah menjalin berbagai kemitraan strategis untuk memperkuat usahanya. Koperasi tersebut bekerja sama dengan ID FOOD dalam penyediaan kebutuhan pokok masyarakat seperti minyak goreng, telur, beras, gula, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Di sisi lain, KKMP Sampangan juga bermitra dengan Pertamina dalam distribusi tabung gas serta membuka akses pemasaran bagi berbagai produk UMKM milik anggota koperasi. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi contoh bagaimana koperasi mampu menjadi penghubung antara pelaku industri, usaha mikro, dan masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Selanjutnya, Krisdianto mengunjungi KUD Usaha Mina untuk meninjau langsung salah satu unit usaha unggulan koperasi berupa produksi es batu balok yang digunakan sebagai media pendingin untuk kebutuhan sektor perikanan.

Unit usaha tersebut memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan sebelum dipasarkan sekaligus mendukung rantai pasok sektor perikanan di wilayah pesisir. Menurut Krisdianto, usaha produktif seperti ini perlu terus didorong agar koperasi mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi anggotanya.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

“Kami melihat banyak potensi usaha produktif yang dapat terus dikembangkan oleh koperasi. Kehadiran LPDB Koperasi adalah untuk memastikan koperasi memiliki akses pembiayaan yang memadai sehingga mampu meningkatkan skala usaha, memperluas manfaat ekonomi bagi anggota, dan memperkuat daya saingnya,” kata Krisdianto.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Melalui rangkaian kunjungan kerja tersebut, LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan kelembagaan koperasi, pengembangan usaha produktif, serta perluasan kemitraan strategis agar koperasi semakin berdaya saing dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggota maupun masyarakat luas.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB

Menurut Krisdianto, keberhasilan koperasi tidak hanya diukur dari besarnya usaha yang dijalankan, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan manfaat ekonomi bagi anggota dan masyarakat sekitar. Karena itu, LPDB Koperasi akan terus hadir mendukung koperasi yang memiliki potensi berkembang melalui akses pembiayaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas kelembagaan.

Dirut LPDB Koperasi tinjau KKMP Sampangan dan KUD Usaha Mina, Semarang, dorong koperasi tingkatkan produktivitas dan daya saing, Jumat (19/6/2026). Foto: Dok. LPDB