Disdik DKI: Guru SMK di Jakarta Diduga Lakukan Pelecehan, Sudah Dicopot

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta buka suara usai seorang guru SMK di Jakarta yang diduga melakukan pelecehan terhadap sejumlah siswa.
Kasus ini mencuat setelah seorang pengguna mengunggah foto guru yang bersangkutan di media sosial Threads pada Selasa (6/10).
Dalam unggahan viral tersebut, oknum guru tersebut diduga melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah siswa. Berdasarkan keterangannya, sang pelaku telah dimutasi ke SMK. Namun, ia menduga, saat ini guru itu masih melancarkan aksi kepada siswa lain.
Dugaan pelecehan yang dilakukan seperti, membuka celana di depan siswa hingga terlihat pakaian dalamnya, tiba-tiba menarik atau membuka celana siswa, hingga mengucapkan kalimat bernada seksual atau mengarah kepada ajakan yang tidak pantas.
“Pernah menarik celana siswa secara tiba-tiba sambil menanyakan, ‘sudah sunat belum?’. Kejadian ini terjadi di ruang gym,” tulis akun itu.
Disdik: Pelaku Sudah Dicopot
Menanggapi laporan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta (Kadisdik DKI) Nahdiana menjelaskan saat ini guru tersebut sudah dibebastugaskan dari tugas sebagai pendidik.
“Saat ini kami sedang mengusulkan tim pemeriksa terpadu. Ada unsur inspektorat, biro hukum, dan kepegawaian dari disdik sendiri,” ujar Nahdiana saat dihubungi kumparan, Rabu (7/10).
Ia mengatakan, pemeriksaan itu dilakukan untuk memutuskan hukuman dan status kepegawaian guru tersebut.
“Untuk memberikan keputusan punishment-nya untuk guru tersebut, secara teknisnya untuk kita lakukan. Nanti hasilnya akan dikaitkan dengan status kepegawaiannya,” terang Nahdiana.
Karena itu, Nahdiana menerangkan Disdik Provinsi DKI telah menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa yang mendapatkan perlakuan tidak pantas dan secara serius menindaklanjuti kasus ini.
“Kami juga sudah memberikan permohonan maaf kepada anak-anak yang pernah mendapatkan perlakuan pada guru kami dan kami juga serius menangani ini dan tidak menoleransi sikap tersebut,” tegas Nahdiana.
