Disebut Tak Respons Laporan Keluarga Wiwin, Polsek Padalarang Beri Penjelasan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wiwin Sunengsih dan anaknya. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wiwin Sunengsih dan anaknya. Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Keluarga Wiwin Sunengsih disebut pernah datang ke Polsek Padalarang untuk melapor dan meminta perlindungan atas ancaman pembunuhan yang dilayangkan Mulyadi.

Permintaan itu dilayangkan lima hari sebelum Wiwin dibunuh. Namun, permintaan itu tak diproses polisi karena tak cukup bukti.

Terkait hal itu, Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan membenarkan polisi pernah didatangi keluarga korban tepatnya pada 3 Mei. Keluarga korban datang dengan didampingi oleh Ketua RT dan Ketua RW setempat.

Kedatangan mereka disambut oleh tim piket SPK di Polsek Padalarang. Ketika itu, Wiwin tidak ikut ke kantor polisi karena takut keluar rumah usai diancam Mulyadi.

"Dan betul kurang lebih sekitar pukul 20.30 WIB tepatnya hari Selasa tanggal 3 Mei Bapak Mimin dan Pak RT/RW datang ke Polsek Padalarang kurang lebih pukul 20.30 WIB. Di Polsek Padalarang, Alhamdulillah walaupun dalam suasana lebaran, anggota kami tetap siap siaga selama 24 jam," kata dia di Mapolres Cimahi pada Rabu (11/5).

Sebelumnya diberitakan, polisi sudah bergerak mencari keberadaan pelaku. Pelaku membunuh korban dengan menusuk ke bagian perut dan menggorok lehernya di Padalarang Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (8/5). Kini, keberadaan pelaku masih misterius.