Dishub DKI: Derek Parkir Liar Efektif Kurangi Macet di Jakarta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta merazia motor-motor yang parkir liar di kawasan Gajah Mada, Jakarta, Selasa (21/1/2020). Foto: Helmi Afandi/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta merazia motor-motor yang parkir liar di kawasan Gajah Mada, Jakarta, Selasa (21/1/2020). Foto: Helmi Afandi/kumparan

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan penderekan parkir liar efektif mengurai kemacetan di beberapa kawasan.

Hasilnya, dari operasi yang dilakukan di 4 titik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yaitu Jalan Woltermonginsidi, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, dan Jalan Suryo sejak Selasa (5/7) sampai Minggu (10/7) lalu, ada 43 kendaraan yang diderek oleh Dishub DKI.

Penderekan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang meminta agar titik kemacetan yang disebabkan oleh parkir liar agar segera ditindak.

“Setelah dilakukan upaya penertiban tentu di sana masyarakat juga mulai berkurang untuk melakukan pelanggaran, dan dari sisi kelancaran lalu lintas itu pasti lebih lancar,” kata Syafrin kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (12/7).

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (11/7/2022). Foto: Haya Syahira/kumparan

Adapun bagi masyarakat yang mobilnya diderek oleh Dishub berkewajiban untuk membayar retribusi penderekan karena parkir sembarangan sebesar Rp 500.000 per hari.

Syafrin kembali mengimbau masyarakat agar tidak memarkirkan kendaraannya sembarangan jika tidak ingin diderek oleh Dishub. Sebab parkir liar tentunya akan merugikan pengguna jalan lainnya.

“Kami memang berharap bahwa ada kesadaran dari masyarakat di mana tempat-tempat yang dilarang di sana parkir kendaraannya agar tidak parkir di jalan ataupun di trotoar yang peruntukannya untuk pejalan kaki. Karena itu tentu akan mempengaruhi kapasitas ruang lalu lintas di sana,” tuturnya.

Berikut adalah data kendaraan yang diderek:

Selasa, 5 Juli 2022

Jalan Woltermanginsidi : 1 kendaraan

Jalan Gunawarman : 1 kendaraan

Jalan Senopati : 3 kendaraan

Jalan Suryo : 2 Kendaraan

Jumlah : 7

Rabu, 6 Juli 2022

Jalan Woltermanginsidi : 4 kendaraan

Jalan Gunawarman : 1 kendaraan

Jalan Senopati : 0 kendaraan

Jalan Suryo : 1 kendaraan

Jumlah : 6 kendaraan

Kamis, 7 Juli 2022

Jalan Woltermanginsidi : 10 kendaraan

Jalan Gunawarman : 6 kendaraan

Jalan Senopati : 0 kendaraan

Jalan Suryo : 1 kendaraan

Jumlah : 17 kendaraan

Jumat, 8 Juli 2022

Jalan Woltermanginsidi : 0 kendaraan

Jalan Gunawarman : 5 kendaraan

Jalan Senopati : 5 kendaraan

Jalan Suryo : 1 kendaraan

Jumlah : 11 kendaraan

Sabtu, 9 Juli 2022

Jalan Woltermanginsidi : 0 kendaraan

Jalan Gunawarman : 0 kendaraan

Jalan Senopati : 2 kendaraan

Jalan Suryo : 0 kendaraan

Jumlah : 2 kendaraan

Minggu, 10 Juli 2022

Jalan Woltermanginsidi : 0 kendaraan

Jalan Gunawarman : 0 kendaraan

Jalan Senopati : 0 kendaraan

Jalan Suryo : 0 kendaraan

Jumlah : 0 kendaraan