kumparan
search-gray
News30 Juni 2020 18:04

Dishub DKI soal Balita dan Lansia di 32 Titik CFD: Itu di Lingkungan Rumahnya

Konten Redaksi kumparan
CFD di Jalan Layang Non Tol Antasairi
Warga berolah raga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Layang Non Tol Antarasari, Jakarta, Minggu (28/6). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
Pemprov DKI memutuskan untuk menyebar titik Car Free Day (CFD) ke 32 titik di seluruh wilayah Jakarta. Alasannya untuk memecah kerumunan warga di Sudirman-Thamrin guna menekan potensi penularan corona.
ADVERTISEMENT
Namun, dalam pelaksanaannya ternyata masih terjadi sejumlah pelanggaran. Misalnya warga yang tak bermasker, hingga balita dan lansia yang ikut olahraga di kawasan CFD.
"Kemudian ada beberapa daerah dan kawasan yang warga di sana juga mengajak anak anak, ada juga orang tua lansia yang datang," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo, Selasa (30/6).
Padahal dua kelompok usia tersebut tak diizinkan datang ke CFD karena menjadi kelompok rentan penularan corona. Dia mengatakan, dari hasil evaluasi, kebanyakan balita dan lansia yang ikut berada di kawasan lingkungan rumahnya.
CFD di Jalan Layang Non Tol Antasairi
Warga berolah raga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Layang Non Tol Antarasari, Jakarta, Minggu (28/6). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
"Dari hasil evaluasi ternyata emang kawasan itu berada dalam lingkungan rumahnya. jadi artinya mereka malah senang ini dibuka sehingga mereka bisa melepaskan," kata dia.
Dia pun tak mempermasalahkan itu. Asalkan tak berolahraga keluar dari halaman rumahnya.
ADVERTISEMENT
"Tentu kami imbau mereka selama tidak melaksanakan jauh dari halaman rumahnya ya silahkan saja," ujarnya.
**********
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white