Dishub: Mobil Dewi Persik Tetap Tak Boleh Masuk Busway

Pedangdut Dewi Persik (Depe) menjadi sorotan setelah mobil Jaguar yang ditumpangi bersama suaminya, Angga, menerobos jalur TransJakarta(busway) di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan. Baik Depe maupun PT TransJakarta memiliki versi masing-masing atas peristiwa ini.
Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengatakan bahwa kendaraan pribadi tidak boleh memasuki jalur khusus bus (busway).
Dewi Persik menyebut dirinya terburu-buru karena tengah mengantar asistennya yang tengah sakit. Namun menurut Andri, mobil pribadi tetap tidak bisa masuk di jalur TransJakarta.
"Nggak boleh dong, (jalur) busway gimana juga enggak boleh. Kecuali kalau dia posisinya berada di ambulans," kata Andri di kawasan CFD, Jakarta, Minggu (26/11).
"Kalau dia pakai mobil pribadi, sori nih, kita enggak bisa suudzon tahu dari mana dia sakit," lanjutnya.
Menurut Andri, busway diperbolehkan bagi mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran, karena jalur TransJakarta bisa digunakan sebagai jalur evakuasi dalam kondisi darurat.
"Kan dari awal kita bilang bahwa busway nggak boleh untuk yang lain. Jalur TransJakarta bisa juga untuk jalur evakuasi dalam darurat. Tetapi dengan (mobil) resmi kayak ambulans, pemadam, itu kan boleh. Karena kepentingan masyarakat yang lebih banyak lagi," pungkasnya.

Mobil Jaguar Depe yang dikendarai suaminya, Angga, masuk jalur TransJakarta di kawasan Pejaten pada Jumat (24/11) malam. Depe berujar, ia dan Angga sempat dikerubungi dan diintimidasi warga karena hal tersebut.
Ia sangat menyesalkan warga tidak mau mendengarkan penjelasan mereka terlebih dahulu. Tetapi, malah ada tindakan kekerasan terhadap Angga.
"Yang buat aku kecewa kenapa para warga, ojek, enggak dengar penjelasan kami. Padahal, kamu masuk jalur TransJakarta punya alasan, enggak sembarangan main masuk. Kami minta izin dan ngomong baik-baik," ucap Depe saat dikonfirmasi kumparan.
