Dishub Sleman Usulkan Jalan Jembatan Kali Boyong Dihapus dari Google Maps

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rambu-rambu berisi larangan kendaraan besar melintas di Jembatan Kali Boyong, Sleman, Kamis (28/3/2024). Foto: Dok. Dishub Sleman
zoom-in-whitePerbesar
Rambu-rambu berisi larangan kendaraan besar melintas di Jembatan Kali Boyong, Sleman, Kamis (28/3/2024). Foto: Dok. Dishub Sleman

Salah satu jalan menuju Jembatan Kali Boyong di lereng Gunung Merapi diusulkan dihapus dari Google Maps oleh Dishub Kabupaten Sleman. Ada sejumlah peristiwa yang terjadi dan membahayakan bila jalan itu masih bisa diakses tidak semestinya.

"Ada satu lagi yang dulu kami sarankan untuk ditutup jalurnya lewat google di jembatan besi di Kali Boyong," kata Kepala Dishub Sleman Arip Pramana kepada wartawan, Kamis (28/3).

Usul ini dilakukan lantaran pernah ada bus masuk jalur tersebut. Padahal jalur itu hanya bisa dilalui kendaraan ringan.

Di Google Maps sendiri jembatan itu tertulis Perak Bridge dan berada di Kemiri, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman.

Ilustrasi ikon aplikasi Google Maps di smartphone. Foto: REUTERS Dado Ruvic

Tak hanya sempit, kontruksi jembatan juga tak bisa menahan beban kendaraan yang terlalu berat.

"Konstruksi tidak memungkinkan. Pernah kejadian bus 3/4 masuk karena menggunakan aplikasi (maps)," bebernya.

Selain usul dihapus di Google Maps. Dishub juga telah memasang rambu larangan kendaraan besar melintas di jalur tersebut. Hal itu agar kendaraan besar tidak masuk ke jalan tersebut.

"Sudah (juga) mulai dipasangi besi pembatas sudah didirikan tahun lalu," jelasnya