Distribusi Nusuk Jemaah Haji Lancar, yang Belum Dapat Bisa Lapor Ketua Kloter

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas memindai kartu Nusuk jemaah calon haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, Jumat (14/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memindai kartu Nusuk jemaah calon haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, Jumat (14/6/2024). Foto: Sigid Kurniawan/Antara Foto

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta jemaah Indonesia yang belum menerima kartu Nusuk agar melapor ke Ketua Kloter (Kelompok Terbang). Tujuannya, agar bisa didata dan disampaikan ke Daker Makkah, lalu dikoordinasikan ke Syarikah.

"PPIH Daker Makkah telah melakukan koordinasi dan komunikasi kepada Syarikah untuk segera membagikan kartu Nusuk kepada jemaah haji," kata Kepala Daker Makkah Ali Machzumi di Makkah, Kamis (22/5).

Ali memastikan distribusi kartu Nusuk kepada jemaah haji Indonesia dalam beberapa hari terakhir sudah berjalan normal. Ini tidak lepas dari proses koordinasi dan komunikasi PPIH Arab Saudi bersama pihak Syarikah.

"Distribusi Nusuk sudah berjalan normal. Jika ada yang belum dapat langsung kita komunikasikan lewat surat maupun telepon," ujar Ali.

Untuk mengoptimalkan layanan jemaah sejak kedatangan di Makkah, Ali menjelaskan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah mitigasi. Pertama, menempatkan petugas untuk memberikan pendampingan dan penjelasan kepada jemaah haji yang berbeda penempatan hotelnya, sehingga jemaah tidak bingung dan panik.

“Semua jemaah mendapatkan hotel dan akan diantarkan ke hotel masing-masing," terang Ali Machzumi.

Kartu Nusuk Haji, kartu identitas jemaah haji 2025. Foto: Dok @makkahregion

Kedua, petugas memberikan konsumsi kepada jemaah haji yang baru datang di hotel. Ketiga, mengidentifikasi koper-koper jemaah yang baru datang, lalu segera mendistribusikan kepada jemaah di hotelnya masing-masing.

"Jangan lupa harus berkoordinasi kepada petugas di sektor tersebut,” ujar Ali.

Keempat, PPIH Sektor segera mendata jemaah yang belum dapat kartu Nusuk melalui ketua rombongan/ketua kloternya. Sehingga bisa segera di sampaikan kepada pihak markaz/maktab pada Syarikah yang melayani jemaah.

Kelima, PPIH Daker Makkah berkoordinasi dan menyampaikan data kedatangan jemaah di Makkah untuk segera dipersiapkan kartu Nusuknya.

Keenam, petugas menginformasikan kepada jemaah haji yang belum dapat kartu nusuk untuk beribadah di masjid atau musala yang telah disediakan di hotel-hotel jemaah.

"Jemaah haji Indonesia yang baru datang di Makkah dan belum dapat kartu Nusuk, tidak perlu khawatir, proses umrah wajib akan didampingi pihak Syarikah. Jadi insyaallah tidak ada masalah," tutur Ali.