Ditangkap, Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Terancam Dicopot Permanen

15 Januari 2025 11:13 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyampaikan pidato nasional di kediaman resminya di Seoul, Korea Selatan, 14 Desember 2024.  Foto: Kantor Kepresidenan/Handout melalui REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol menyampaikan pidato nasional di kediaman resminya di Seoul, Korea Selatan, 14 Desember 2024. Foto: Kantor Kepresidenan/Handout melalui REUTERS
ADVERTISEMENT
Presiden Korsel Yoon Suk-yeol ditangkap aparat setempat pada Rabu (15/1). Kini status Yoon adalah presiden nonaktif.
ADVERTISEMENT
Yoon dibebastugaskan lewat voting pemakzulan pada 14 Desember 2024 lalu. Kasus yang membuat Yoon berhadapan dengan hukum adalah penetapan darurat militer pada awal Desember 2024.
Setelah ditangkap, pada hari yang sama Mahkamah Konstitusi Korsel sedang memulai pertimbangan untuk menegakkan pemakzulan. Jika itu diwujudkan, maka Yoon akan dicopot secara permanen dari jabatan presiden.
Adapun Yoon yang ditangkap di rumahnya di Seoul berdalih, dirinya mau diinvestigasi semata mencegah pertumpahan darah, demikian dikutip dari AFP.
Saat ini Yoon sudah berada di kantor komisi antikorupsi Korsel untuk diinvestigasi.
Jika terbukti bersalah, maka politikus 64 tahun itu terancam hukuman maksimal eksekusi mati atau penjara seumur hidup.