Ditemani Erick Thohir, Jokowi Hadiri Maulid Nabi di Palembang

Capres nomor urut 01 Jokowi melanjutkan kampanyenya ke Kota Palembang, Sumsel, usai berkampanye di Provinsi Lampung. Jokowi tiba di Palembang sekitar pukul 21.56 WIB.
Setibanya di Palembang, ia langsung menuju kediaman Kemas Haji Abdul Halim Ali, salah satu pengusaha kelapa sawit di Palembang. Jokowi datang menggunakan Kijang Innova dengan nomor polisi BG 1568 UH. Tampak Jokowi ditemani oleh Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.
Kedatangan Jokowi langsung disambut oleh Kemas Haji Abdul Halim Ali dan keluarga yang mengenakan baju adat Palembang. Sementara Jokowi terlihat mengenakan baju muslim putih lengan panjang dan peci.

Kedatangan Jokowi di kediaman Kemas Haji Abdul Halim Ali untuk menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan silaturahmi dengan para ulama dan habib se-Sumatera Selatan.
"Selamat datang di Palembang Pak Jokowi," sambut Haji Abdul Halim Ali.
Jokowi sempat berbincang-bincang di ruang tamu kediaman Kemas Haji Abdul Halim Ali. Setelah itu, Jokowi berfoto bersama dengan keluarga Kemas Haji Abdul Halim Ali.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Kemas Haji Abdul Halim Ali mengajak Jokowi ke lokasi acara yang letaknya di samping rumah utama. Tiba di lokasi acara, Jokowi diberikan topi khas songket Palembang.
Selain itu, sebanyak 2.200 warga yang hadir dalam acara ini turut mengabadikan kehadiran Jokowi dengan kamera ponsel mereka. Tak lupa mereka berebut untuk foto bersama Jokowi. Saat ini acara masih berlangsung. Sementara, Kota Palembang tengah diguyur hujan cukup deras.

Dalam acara ini, Jokowi turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Sebagai informasi, Kemas Haji Abdul Halim Ali adalah seorang tokoh masyarakat di Palembang yang memiliki kepedulian terhadap agama. Ia telah mendirikan 48 masjid, 21 madrasah dan sekolah Islami. Ia juga kerap menggelar pengajian rutin keagamaaan yang diikuti 3 ribu orang.
