Ditjen PAS: Lapas Kelas I Tangerang Overload, 2 Ribu Napi Dijaga 13 Orang/Regu
ยทwaktu baca 2 menit

Kebakaran yang menghanguskan Lapas Kelas I Tangerang, Banten, pada Rabu (8/9) dini hari menewaskan 41 orang napi. Kondisi miris terjadi karena keadaan lapas saat kejadian kebakaran sedang overload atau kelebihan penghuni.
Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pas Kemenkumham Rika Aprianti menjelaskan, kondisi blok C-2 yang terbakar itu diisi oleh 2 ribuan napi dan hanya dijaga oleh 13 petugas per regu.
"Kalau kondisi tentu over dari kapasitas [overload], harusnya 900-an [napi] diisi 2.069 orang. Dan kekuatan penjagaan 13 orang [per regu]," kata Rika, Rabu (8/9).
Lapas tersebut memiliki 7 blok, yaitu A hingga G. Jumlah penjaga ada 182 personel yang dibagi 13 personel/regu. Sedangkan blok yang terbakar berisi 122 napi.
Rika mengakui kondisi overload di Lapas Kelas I Tangerang ini menjadi tantangan Kemenkumham. Ia juga memastikan saat ini petugas sedang menyelidiki lebih lanjut terkait penyebab kebakaran tersebut.
"Bukan jadi alasan, tapi itu tantangan yang harus kami hadapi. SOP tetap berjalan," ungkap dia.
Kebakaran terjadi pada Rabu sekitar pukul 01.50 WIB. Sementara ini, penyebab kebakaran diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik.
Dirjen PAS Reynhard Silitonga sebelumnya mengungkapkan total ada 2.072 penghuni di Lapas Kelas 1 Tangerang. Namun, yang khusus berada di C-2 itu ada 122 orang. Blok ini khusus napi narkoba.
41 napi yang menjadi korban diketahui tidak sempat dievakuasi saat api membesar.
