Dituduh Lahir sebagai Pria, Istri Emmanuel Macron Ambil Tindakan Hukum
·waktu baca 2 menit

Ibu Negara Prancis, Brigitte Macron, naik pitam. Ia bakal mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menuduhnya merupakan seorang transgender.
Beberapa waktu belakangan ini isu Brigitte adalah seorang transgender santer terdengar di Prancis. Brigitte dituduh lahir sebagai laki-laki bernama Jean-Michel Trogneux.
Rumor itu diembuskan pertama kali oleh media sayap kanan yang menentang pemerintahan suami Brigitte, Presiden Emmanuel Macron. Tindakan kelompok kanan ternyata viral, nama Jean-Michel Trogneux sempat trending selama beberapa hari di Prancis.
Kuasa hukum Brigitte, Jean Ennochi, memastikan kliennya akan mengambil langkah hukum. Sebab, rumor Brigitte terlahir sebagai pria sepenuhnya tidak benar. Brigitte diketahui punya tiga anak dari hasil pernikahannya sebelum dengan Emmanuel Macron.
"Dia memutuskan untuk mengambil proses hukum, ini sudah berjalan," kata Ennochi seperti dikutip dari BBC.
Rumor miring terhadap Brigitte bukan pertama kali terjadi. Sejak sang suami terjun ke dunia politik, Brigitte adalah sasaran gosip.
Salah satu gosip yang paling sering muncul terkait perbedaan usia antara Brigitte dan Macron yang mencapai 25 tahun. Brigitte kini berusia 68 dan suaminya berumur 44 tahun. Macron jatuh cinta pada Brigitte saat dia menjadi murid dan Brigitte adalah gurunya yang telah bersuami.
Gosip terbaru soal kelamin Brigitte muncul jelang Pemilu Prancis 2022. Macron belum menyatakan siap mencalonkan diri, tetapi sang kepala negara masih dijagokan kembali menjabat.
