Djarot Ingin Bus TransJ Bisa Angkut Sepeda

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, menyampaikan keinginannya agar ada peningkatan pemanfaatan bus TransJakarta. Djarot telah meminta kepada Direktur Utama PT TransJakarta Budi Kaliwono, agar bus TransJ bisa juga digunakan untuk mengangkut sepeda.
"Saya minta Pak Budi kerja sama dengan komunitas. Supaya mereka yang dari Depok, Bekasi, Bogor, bisa diangkut sepedanya. Untuk mendorong masyarakat untuk mencintai lingkungan," ujar Djarot, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu (11/10).
Dia menjelaskan, terobosan tersebut perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau menggunakan moda transportasi umum.
Sementara itu, Budi menjelaskan, pihaknya memang sedang menggodok rencana itu. Saat ini, PT TransJ tengah berkomunikasi dengan komunitas-komunitas sepeda untuk merealisasikan rencana itu.

"Bayangin kalau pengguna sepeda naik bus di jalan tol pagi kan macet. Mereka bisa leluasa liat di atas pemandangannya. Begitu sampai mereka tinggal naik sepedanya. Sorenya, mereka kita jemput pakai bis. Bayangin betapa indahnya hidup ini," ujar Budi.
Budi menjelaskan, bus yang akan digunakan untuk mengangkut sepeda itu adalah bus double decker, yang di bagian lantai dasarnya bisa digunakan untuk meletakkan sepeda dalam jumlah yang banyak. Sementara itu, para pesepeda, bisa duduk di lantai atas.
Terkait dengan jalur perjalanan yang dilalui, Budi mengatakan hal itu masih belum bisa ia pastikan. Pasalnya, ia harus mengetahui kebutuhan komunitas sepeda itu terlebih dahulu.
"Tergantung kebutuhan nanti. Komunitas paling tahu kebutuhan mereka. Kami juga bisa tau mana yang bisa kami lalui," lanjutnya.
Yang jelas, menurut dia, fasilitas bus pengangkut sepeda itu menggunakan sistem berbayar, dan tidak gratis seperti fasilitas bus pariwisata.
"Bayar, ya. Tapi ini enggak cuma di perbatasan. Di wilayah Jakarta yang enggak terjangkau TransJ juga bisa. Tapi masih kita bahas di mananya," pungkasnya.
