Djarot: Silakan Nongkrong di Bundaran HI, Tapi Jaga Kebersihan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Situasi Bundaran HI menjelang tahun baru. (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Situasi Bundaran HI menjelang tahun baru. (Foto: Nikolaus Harbowo/kumparan)

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, berharap warga Jakarta bisa memanfaatkan trotoar yang kini sudah ditata rapi. Namun, Djarot menyoroti kebiasaan anak-anak muda yang tak hanya nongkrong di trotoar, tapi tepi kolam bundaran HI saat malam hari.

"Saya masih banyak menemui warga malam minggu nongkrong misalnya di Bundaran HI, malam minggu mereka ramai-ramai ke Monas. Saya senang di taman-taman kota dia nongkrong saya suka," kata Djarot, di Balai Kota, Medan Merdeka Selatan, Selasa (5/9).

Walaupun diperbolehkan bersenang-senang di trotoar kota, Djarot berharap warga tetap menjaga kebersihan tempat-tempat yang telah disediakan. Pasalnya mereka kerap nongkrong sambil bawa makanan.

"Banyak di antara mereka bawa makanan, boleh enggak? Boleh, silakan bersantai bawa makan. Tetapi tolong sampahnya itu jangan dibuang di situ. Dia bilang Pak enggak ada tempat sampah, deket dia makan loh enggak ada tempat sampah. Sampahnya simpan dulu dong, kalau ada tempat sampah buang di situ. Itu proses mendidik masyarakat," lanjut Djarot.

Pria berkostum Valak di Bundaran HI (Foto: Aria Pradan/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Pria berkostum Valak di Bundaran HI (Foto: Aria Pradan/kumparan)

Djarot menuturkan, DKI memang sedang giat-giatnya membangun infrastruktur di Jakarta, terutama trotoar. "Mulai Sudirman-Thamrin sampai dengan Istiqlal terus kita bangun kita lebarin. Termasuk di Tjpto (Jalan Tjipto Mangunkusumo) sudah kita gedein semua," terang Djarot.

"Ini harus diimbangi dengan tadi supaya warga masyarakat tahu betul bahwa fungsi trotoar untuk pejalan kaki. Untuk duduk di situ boleh, kita sediakan kursi untuk beberapa ruas jalan," lanjutnya.

Tidak hanya membangun infrastruktur trotoar, Pemprov DKI kini tengah menerapkan bulan tertib trotoar. Djarot mengatakan setelah dimulai sebulan lalu, pada bulan September ini pemprov siap menindak dengan tindak pidana ringan berupa pidana atau denda.