Djarot Tetapkan Setu Babakan sebagai Lokasi Permanen Lebaran Betawi

Lebaran Betawi ke-10 akan diadakan si Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (28/7) sampai Minggu (30/7). Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menetapkan Setu Babakan sebagai lokasi permanen diadakannya Lebaran Betawi.
"Waktu itu saya minta permanenkan lebaran betawi di PPB (Perkampungan Budaya Betawi) Setu Babakan, supaya benar-benar Setu Babakan diketahui, dikenal dan berbenah terus menerus. Tidak boleh lagi, lebaran betawi diadakan di Lapangan Banteng," tegas Djarot di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Rabu (26/7).
Dia mengatakan, penetapan tersebut dilakukan untuk menghindari pemborosan anggaran yang digunakan untuk membuat replika bangunan khas Betawi.
"Habis pakai digunakan dua tiga hari, bongkar. Pemborosan. Habisnya banyak banget," sambungnya.

Di festival Lebaran Betawi nanti, akan ada sajian tarian-tarian khas betawi, kuliner, dan pagelaran khas budaya Betawi lainnya. Kepala Badan Musyawarah Zainudin menyebut, acara tersebut diadakan untuk memperkenalkan budaya Betawi ke masyarakat.
"Di situ terdapat destinasi wisata sekaligus model tempat tinggal Betawi tempo dulu. Ada danaunya, rumah-rumah Betawi, tempat pagelaran, kuliner, dan panggung hiburan. Kita akan kenalkan Setu Babakan ini," jelasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengatakan bus gratis tersebut akan beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
"Nanti akan ada mobil bus dari TransJakarta. Ada bus yang mobile dari halte Kahfii kemudian dia muter terus dari tempat parkir. Tidak semua kendaraan harus masuk ke Setu Babakan," jelas Saefullah, di Balai Kota, Jalan Merdeka Selatan, Selasa (25/7).
