Djarot Tutup Diskotek Illigals Jika Terbukti Ada Peredaran Narkoba

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Djarot Saiful Hidayat (Foto: Nadia Jovita Injilia Riso/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Djarot Saiful Hidayat (Foto: Nadia Jovita Injilia Riso/kumparan)

BNNP DKI menggelar Operasi Bersinar di diskotek Illigals, Tamansari, Jakarta Barat, sekitar pukul 01.00 dini hari, Kamis (11/5) kemarin. Dalam operasi tersebut ditemukan narkoba berupa bungkusan 1.000 paket ekstasi dan sabu siap edar dan yang telah diedarkan.

Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengaku belum mendapatkan laporan dari BNNP DKI terkait operasi dan penemuan tersebut. Namun jika memang terbukti, terlebih dahulu akan diberikan peringatan pertama.

"Kalau terbukti kan satu peringatan pertama. Kalau ada lagi di situ langsung tutup sama seperti yang lain, seperti kemarin yang sudah kita tutup yang dulu itu kan Stadium dan Miles," ujar Djarot usai salat Jumat di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/5).

Jika sesudah peringatan pertama praktik peredaran narkoba masih ditemukan, kata Djarot, tindakan selanjutnya yaitu penutupan akan dilakukan.

"Kalau sudah betul (terbukti) nanti akan langsung kita kasih peringatan pertama. Kalau ketemu lagi langsung kita tutup," tegasnya.

Baca juga: Ahok Tutup Diskotek yang Terbukti Edarkan Narkoba, Bagaimana Djarot?

Karena belum mendapat laporan dan bukti dari BNNP, Djarot masih belum bisa berbuat banyak. Namun dia menegaskan akan segera bertindak jika sudah mendapat laporan.

"Saya belum dapat bukti dari BNNP. Kalau (memang) seperti itu, kasih peringatan keras kan dua kali," tuturnya.

Di Illigals, BNNP DKI juga melakukan tes urine terhadap para pengunjung diskotek. Hasilnya terdapat 72 orang positif narkoba yang terdiri dari 56 laki-laki dan 16 perempuan.

Baca juga: Tertangkap karena Narkoba, Anak Ayu Azhari Minta Maaf kepada Ibunya

Ketika Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih aktif sebagai Gubernur, tiap diskotek yang ditemukan dan terbukti adanya peredaran narkoba, ditutup. Contohnya adalah diskotek Stadium, Milles, dan eks kawasan prostitusi Kalijodo.