DLH DKI Ungkap Penyebab Bau Sampah di JGC: Bukan dari RDF Rorotan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas keamanan berjaga di RDF Plant Rorotan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas keamanan berjaga di RDF Plant Rorotan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengungkapkan penyebab bau busuk di sekitar Perumahan Jakarta Garden City (JGC) pada Kamis malam (27/3) bukanlah dari Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan.

Bau tersebut ternyata berasal dari tumpukan sampah di salah satu mal yang sudah lama tidak terbuang.

Sejak pekan lalu, seluruh aktivitas di RDF Rorotan dihentikan usai menuai kritikan aroma busuk dari warga sekitar. Bunker yang biasanya menyimpan sampah juga telah dikosongkan, sehingga dipastikan bau busuk bukan berasal dari RDF Rorotan.

Foto udara bangunan sistem pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta. Foto: ANTARA/HO-WIKA

"Tidak ada aktivitas apa pun di RDF Plant Rorotan. Bunker sampah sudah dikosongkan dan dibersihkan, termasuk Waste Water Treatment Plant (WWTP) atau pengolahan air limbah atau air lindi pun tertutup rapat, jadi dipastikan bau tersebut bukan dari fasilitas RDF Plant," ungkap Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, dalam keterangannya, Jumat (28/3).

instagram embed

Hasil Penelusuran Bau Busuk

Petugas berjalan pada area penampungan residu di RDF Plant Rorotan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menerima laporan bau busuk pertama kali pada Kamis (27/3) pukul 20.50 WIB. Aroma busuk tersebut tercium di Kompleks Jakarta Garden City (JGC) dan sekitarnya, seperti di Cluster Shinano, Casia, La Seine, Asya, North Thames, dan South Thames. Sedangkan di Harapan Indah Bekasi berada di Cluster Harmoni, Ifolia, Aralia, dan Symphony.

Bau juga dilaporkan warga Metland. Setelah petugas diturunkan, ditemukan tumpukan sampah yang belum diangkut dan membusuk di salah satu mal itu.

Petugas DLH juga menemukan sumber bau yang berasal dari tumpukan sampah sisa makanan pada saluran air di depan pasar modern.

Suasana perumahan JGC Cluster Yarra, Jakarta Timur, yang terdampak aroma busuk dari RDF Rorotan, Kamis (20/3/2025). Foto: Alya Zahra/kumparan

"DLH DKI Jakarta sudah mengambil langkah cepat dengan menuntaskan pengangkutan sampah pada malam yang sama dari sekitar wilayah tersebut guna menghilangkan sumber bau yang dikeluhkan oleh sejumlah warga," ungkap Yogi Ikhwan.

Dinas LH DKI kemudian mengimbau jika masih ditemukan keluhan serupa untuk segera melaporkan ke media sosial resmi Dinas LH DKI Jakarta yaitu melalui akun @dinaslhdki.

"Kami mengimbau kepada warga agar tetep tenang dan melaporkan kepada kami jika ada kejadian serupa agar segera ditindaklanjuti. DLH DKI Jakarta juga berkomitmen memberikan informasi yang akurat dan transparan sampai ke warga," tutupnya.