Doa Anggota DPR ke Prabowo: Lindungi dari Tangan-Tangan Tamak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat Sidang Tahunan MPR/DPR RI 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Suasana saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat Sidang Tahunan MPR/DPR RI 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Presiden Prabowo Subianto hadir dalam sidang paripurna perdana DPR RI tahun sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat pada Jumat (15/8). Ia akan memberi keterangan RAPBN 2026 dan membacakan nota keuangan.

Sebelum rapat memasuki agenda utama, Anggota Komisi VI dari PDIP Mufti Anam membacakan doa untuk Prabowo. Ia mendoakan Prabowo agar dijauhi dari tangan-tangan tamak.

Ia juga mendoakan Prabowo agar dijauhi dari kepentingan-kepentingan yang bisa mengarahkannya ke penyelewengan.

“Ya Allah, bersama kami hadir presiden, Prabowo Subianto, pemimpin tegas yang bertekad menegakkan keadilan,” ucap Mufti sambil menadahkan tangannya.

“Jaga kesehatan, teguhkan langkahnya, lembutkan hatinya, jauhkan dari bisikan kepentingan yang membutakan mata hati, lindungi dari tangan-tangan tamak yang ingin merebut cahaya dari tangan rakyat.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, Mufti Anam. Foto: ANTARA

Tak hanya itu, Mufti juga meminta doa agar anggota DPR selalu diberi ketulusan dalam menjalankan tugas. Ke depan harusnya lebih bisa mendengarkan aspirasi rakyat.

“Ya Allah, ya rahim, betapa jauhnya kami dari ketulusan mereka, kami bicara soal rakyat tapi kadang abai mendengarnya, kami lantang berteriak keadilan tapi gamang menegakkannya,” ucap Mufti.

“Ampuni kami yang lebih gemar saling menyalahkan, disesatkan oleh keinginan untuk saling menggunting dalam lipatan. Ampuni kami yang masih saling menjatuhkan padahal bangsa butuh kami saling menguatkan,” tandasnya.

Adapun sidang paripurna perdana ini akan mendengarkan pidato Ketua DPR RI, Puan Maharani. Lalu, Presiden Prabowo Subianto akan membacakan keterangan RAPBN 2026 serta membacakan nota keuangan.