Doa Upacara HUT ke-80 RI: Berikan Kekuatan Wujudkan Asta Cita Presiden

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar membacakan doa dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar membacakan doa dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Rangkaian upacara peringatan detik-detik Proklamasi sudah dimulai. Rangkaian pembacaan doa dibacakan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Dalam doa yang ia panjatkan di upacara tersebut, Nasaruddin mengungkapkan rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan pada 80 tahun lalu.

“Terimalah mereka semua sebagai syuhada dan berikan tempat yang amat layak di sisi-Mu. Dan jadikanlah kami semua sebagai generasi pelanjut yang tidak akan pernah memalukan para pendiri bangsanya,” ujar Nasaruddin di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8).

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar membacakan doa dalam upacara peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025). Foto: YouTube/ Sekretariat Presiden

Lebih lanjut, Imam Besar Masjid Istiqlal itu juga memanjatkan doa untuk kekuatan pemimpin negara agar bisa melanjutkan program-programnya, yakni Astacita.

“Secara khusus, kami memohon kepada-Mu wahai zat yang Maha Penolong, berikanlah kemampuan dan kemudahan untuk mewujudkan Astacita Presiden dan Wakil Presiden kami tercinta,” tuturnya.

“Semoga program ini betul-betul berkah untuk mengorbitkan martabat bangsa kami,” lanjutnya.

8 Asta Cita

Dikutip dari website Indonesia.go.id, Asta Cita adalah visi yang ingin diwujudkan pemerintahan Prabowo-Gibran. Total ada 8, yakni:

  1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM);

  2. Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru;

  3. Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur;

  4. Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas;

  5. Melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri;

  6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

  7. Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba;

  8. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan Makmur.