Dokter Anak: Belum Ditemukan Langsung Hubungan Hepatitis Akut dengan COVID-19
ยทwaktu baca 2 menit

Munculnya kasus hepatitis akut misterius di sejumlah negara menuai kekhawatiran, terutama bagi anak kecil. Spesialis anak dari RSCM, Dr. dr. Hanifah Oswari, Sp.A(K) mengatakan sejauh ini belum diketahui penyebab munculnya hepatitis akut misterius tersebut.
Namun, terdapat dugaan, hepatitis itu muncul karena peran dari sejumlah virus seperti Virus Epstein-Barr (EBV) hingga COVID-19.
"Meskipun belum diketahui penyebabnya, tetapi ada beberapa virus yang diduga berperan, beberapa virus itu misalnya ada virus tipe 41 Sars COVID sendiri juga diduga, juga EBV dan lain-lain," kata Hanifah, Kamis (5/5).
Namun, ia membantah adanya isu bahwa hepatitis ini berasal dari vaksin corona. Hanifah juga mengatakan belum ada bukti yang bisa menunjukkan adanya hubungan langsung antara hepatitis dengan COVID-19.
"Banyak berita bahwa kejadian ini dihubung-hubungkan dengan vaksin COVID itu tidak benar, karena kejadian hepatitis akut saat ini tidak ada bukti bahwa itu berhubungan dengan konsep COVID," kata dia.
"Memang ada berhubungan dengan virusnya, tetapi belum, belum diberikan informasi bahwa itu berhubungan secara langsung," lanjutnya.
Dia menegaskan adanya faktor virus dari hepatitis ini masih berupa dugaan yang perlu diteliti lebih jauh. Hanifah mengatakan bisa saja terjadi secara bersamaan namun bukan menjadi penyebab langsung.
"Jadi virus-virus yang tadi kita sebutkan itu diduga karena karena masih mungkin itu, mungkin itu kejadian yang bersamaan tetapi bukan sebagai penyebab langsungnya," ucapnya.
Karena itu, ia menambahkan, menghubungkan corona dengan hepatitis akut belum bisa dipastikan. Apalagi, menghubungkan dengan vaksin COVID-19.
"Karena itu menghubungkan virus COVID sendiri dengan dengan penyakitnya saja sudah belum bisa ditentukan apalagi dengan vaksin COVID-nya," tutup Hanifah.
