Dokter Ungkap Makna Teriakan David di Rumah Sakit

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rustam Hattala, Paman David Ozora di RS Mayapada Kuningan, Jakarta, Selasa (7/3).   Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Rustam Hattala, Paman David Ozora di RS Mayapada Kuningan, Jakarta, Selasa (7/3). Foto: Zamachsyari/kumparan

Paman David Ozora, Rustam Hattala, buka suara soal video keponakannya yang beredar di Twitter.

Dalam video yang diterima kumparan, terlihat David berteriak dan merintih kesakitan. Video itu juga diunggah di akun Twitter ayah David.

Rustam mengatakan, itu adalah reaksi emosional yang dikeluarkan oleh David.

"Jadi dia sempat meluapkan emosionalnya. Menurut dokter adalah ekspresi terakhir yang ada di memorinya. Mungkin itu adalah pas kejadian penganiayaan," kata Rustam kepada wartawan di RS Mayapada Kuningan, Jakarta, Selasa (7/3).

Rustam mengungkapkan kondisi David saat ini sudah dapat membuka matanya.

"Sudah membuka mata tapi belum bisa mengenali. Entah itu bapaknya, ibunya," terang dia.

David dan ayahnya di RS Mayapada, korban penganiayaan Mario itu masih terbaring lemah. Foto: Dok. Keluarga

Lebih jauh, Rustam mengatakan, pihak rumah sakit belum bisa memberikan kepastian waktu berapa lama lagi David harus dirawat.

"[Berapa lama] Belum tau kapan. Kita hanya pasrah ke RS," pungkasnya.

Sebelumnya, pengacara korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo (20) dan Shane Lukas Rotua (19) mengungkap kondisi kliennya.

Dia mengatakan, saat ini kondisi David Ozora (17) sudah semakin membaik.

"Kondisi sudah semakin baik, hari ini aktif dan ada penurunan emosi, meski sudah sering melek namun kesadaran belum penuh dan belum ada fokus," kata Mellisa Anggraini saat dihubungi, Selasa (7/3).