Donald Trump Tak Sengaja Bocorkan Misi Rahasia CIA di Twitter

Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkadang tidak bisa dikendalikan perkataannya, mengalir saja bak air, bahkan bisa jadi disesalinya. Seperti kali ini, Trump secara tidak sengaja mengungkapkan misi rahasia CIA.
Dalam rangkaian tweet yang menghujat media AS pekan ini, Trump mengungkit soal misi rahasia CIA di Suriah. Dalam twit itu, Trump secara tidak langsung mengungkapkan rahasia umum AS di Suriah, yaitu membantu tentara anti-Bashar al-Assad.
"The Amazon Washington Post memalsukan fakta soal saya yang menghentikan pembayaran yang sia-sia, berbahaya, masif, kepada tentara pemberontak yang memerangi Assad," ujar Trump.
Bantuan untuk pemberontak Suriah dimulai pada masa pemerintahan Barack Obama tahun 2013. Banyak pejabat AS secara anonim mengungkapkan ini kepada media, namun misi ini masuk dalam kategori rahasia dan tidak pernah pemerintah AS secara gamblang memaparkannya.
Informasi penghentian program bantuan ini juga disampaikan sumber anonim pemerintah kepada Reuters pekan lalu. Trump yang tidak sengaja membocorkan rahasia pemerintah ini disinggung oleh mantan agen CIA, Ned Price, melalui Twitter.
"Jika laporan media benar, Presiden Amerika Serikat baru saja membenarkan program rahasia CIA. Melalui Twitter," ujar Ned Price.
Pejabat AS kepada media mengatakan penghentian bantuan untuk pemberontak Suriah karena Trump ingin membina hubungan baik dengan Rusia, pendukung Bashar al-Assad. Sumber mengatakan keputusan ini diambil sebulan yang lalu, usai rapat Trump dengan direktur CIA Mike Pompeo dan penasihat keamanan AS H R McMaster.
Saat itu wakil juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders menolak membicarakan penghentian program bantuan CIA.
