Donald Trump Undang Anjing Pemburu Baghdadi ke Gedung Putih

26 November 2019 12:55 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Conan, anjing militer AS, diundang ke Gedung Putih. Foto: REUTERS/Tom Brenner
zoom-in-whitePerbesar
Conan, anjing militer AS, diundang ke Gedung Putih. Foto: REUTERS/Tom Brenner
ADVERTISEMENT
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang Conan, anjing militer yang memburu pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, ke Gedung Putih. Trump melayangkan puji-pujian untuk Conan, seraya memberikannya medali penghargaan.
ADVERTISEMENT
"Jadi ini Conan, sekarang mungkin dia adalah anjing paling terkenal di dunia. Dia melakukan pekerjaan yang fantastis," kata Trump seperti dikutip AFP, Senin (25/11).
Ditemani istrinya, Melania Trump, dan Wakil Presiden Mike Pence, Trump menyambut Conan di pintu masuk Gedung Putih. Selanjutnya, dia berkali-kali memuji Conan karena telah membantu perburuan buronan nomor satu AS.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menunjukkan anjing militer AS bernama Conan. Foto: REUTERS/Tom Brenner
"Sangat pintar, sangat brilian. Anjing ini luar biasa. Conan sangat tangguh dan tidak ada ingin cari masalah dengan Conan," lanjut Trump lagi.
Conan disebut sebagai anjing yang mengejar Baghdadi hingga terpojok ke terowongan lalu meledakkan diri pada 26 Oktober lalu. Baghdadi dan dua putranya yang masih kecil tewas dalam ledakan tersebut.
Conan juga terluka terkena pecahan kabel akibat bom tersebut, namun dia berhasil pulih. "Conan terluka sangat parah, seperti yang kalian tahu. Mereka pasti berpikir dia tidak akan pulih. Tapi dia pulih sangat cepat dan sejak itu melakukan penyerbuan yang sangat penting," kata Trump.
ADVERTISEMENT
Trump memberikan medali penghargaan kepada Conan atas Jasanya. "Saya cinta anjing ini," lanjut dia.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Foto: AFP
Conan adalah salah satu anjing jenis Belgian Malinois yang digunakan di kemiliteran AS. Pada penyerbuan di Pakistan tahun 2011, anjing jenis yang sama digunakan Navy SEAL untuk memburu Osama bin Laden, berujung pada kematian pemimpin al-Qaeda tersebut.
Menurut Kenneth McKenzie, Kepala Komando Pusat AS, Conan adalah salah satu bagian penting dalam operasi militer AS. Selama empat tahun terakhir, kata dia, Conan telah terlibat dalam 50 misi pertempuran.