Donasi untuk Kairani, Warga Bali yang Kakinya Dipotong oleh Suami

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Penganiayaan (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penganiayaan (Foto: Thinkstock)

Ni Putu Kariani (29) kehilangan kaki kirinya karena dipotong oleh suaminya sendiri, Kadek Adi Waisaka Putra (36). Polisi menyebut, motif Kadek Adi memotong kaki istrinya karena cemburu.

Kaki kiri Kairani benar-benar terputus hingga mata kaki. Sementara kaki kanannya nyaris putus. Saat ini ibu dua anak tersebut masih dirawat di rumah sakit.

Suami Potong Kaki Istri. (Foto: Dok. kitabisa.com)
zoom-in-whitePerbesar
Suami Potong Kaki Istri. (Foto: Dok. kitabisa.com)

Pasangan asal Buleleng yang tinggal di Desa Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, tersebut memiliki 2 orang anak yang masih duduk di bangku SMP dan SD. Namun anak pertama mereka tidak tinggal bersama mereka.

Saat Kadek Adi melakukan aksi kejinya memotong kaki Kairani dengan parang, anak bungsu mereka melihat langsung. Menurut tetangga, anak tersebut dan Kairani sama-sama berteriak kencang. Keduanya ketakutan. Namun hal itu tidak membuat Kadek Adi mengurungkan niat jahatnya. Dia tetap memotong kaki istrinya.

Tergerak dengan kondisi Kairani, penulis Jenny Jusuf menggalang donasi untuk ibu dua anak tersebut. Jenny membuka donasi di kitabisa.com untuk mendukung kesembuhan Kairani, baik secara fisik maupun psikis.

"Ni Putu Kairani mengalami kekerasan domestik tragis yang dilakukan suaminya sendiri. Mari bersama mengulurkan tangan dan menyampaikan pada Putu, ia tidak sendirian," kata Jenny.

Anda yang hendak membantu Ni Putu Kairani, dapat menyalurkan donasi melalui tautan berikut: