Doni Salmanan Didakwa Sebar Hoaks Demi Cuan Terkait Quotex, Ini Modusnya

4 Agustus 2022 12:03 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana sidang dakwaan kasus Quotex dengan terdakwa Doni Salmanan di PN Bale Bandung pada Kamis (4/8/2022).  Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana sidang dakwaan kasus Quotex dengan terdakwa Doni Salmanan di PN Bale Bandung pada Kamis (4/8/2022). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
ADVERTISEMENT
Doni Salmanan menjalani sidang dakwaan di PN Bale Bandung terkait kasus Quotex pada Kamis (4/8). Dia didakwa atas dugaan penyebaran berita bohong soal trading dengan sistem binary option seolah-olah menyerupai trading sungguhan di platform Quotex.
ADVERTISEMENT
Doni didakwa dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen yang bermain dalam platform Quotex tersebut. Jaksa menduga Doni melakukan aksinya sejak Maret 2021 sampai dengan bulan Februari 2022.
Puluhan miliar dia hasilkan dari Quotex tersebut, dari puluhan ribu korban yang 'terpincut' iming-iming keuntungan. Bagaimana cara kerja Quotex, dan bagaimana Doni menghasilkan pundi-pundi keuntungan?
Doni Salmanan. Foto: Instagram/@donisalmanan
Dalam dakwaannya, Doni disebut mempromosikan permainan 'trading Quotex' yang dia lakukan di media sosialnya. Salah satunya channel YouTube.
Video berisi cerita Doni meraup keuntungan saat bermain Quotex. Sehingga menarik minat mereka yang menonton, untuk ikut bermain. Padahal, platform tersebut bukanlah trading sungguhan, karena sistem kerjanya secara tebakan.
Jaksa membeberkan cara kerja Quotex. Pengguna memilih jumlah besaran dana dan memilih batas waktu yang digunakan untuk bermain. Ketika pengguna memprediksi dalam waktu tertentu (rentang 1 menit-1 hari), harga akan naik di atas harga saat menebak, maka pengguna memilih naik.
ADVERTISEMENT
Sebaliknya, jika memprediksi harga turun, maka pengguna memilih harga tersebut turun dalam kurun waktu tertentu. Nilai harga yang ditebak yakni aset mata uang asing atau valuta asing dan Crypto Currency/mata uang digital seperti Bitcoin dan Ethereum.
Jika tebakan tersebut benar, maka akan mendapatkan keuntungan 80% dari nilai yang dimainkan. Sementara jika salah, maka akan kehilangan 100% dari nilai yang dimainkan.
"Pada saat waktu yang ditentukan tersebut ternyata harga benar-benar berada di atas harga saat ini, maka pengguna akan mendapatkan keuntungan sebesar 80% dari nilai yang dimainkan oleh pengguna, namun sebaliknya jika ternyata harga di bawah harga saat ini, maka pengguna akan kehilangan 100% dari nilai dana yang dimainkan oleh pengguna," kata jaksa di PN Bale Bandung.
Suasana sidang dakwaan kasus Quotex dengan terdakwa Doni Salmanan di PN Bale Bandung pada Kamis (4/8/2022). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
Sebagai afiliator, Doni mendapatkan keuntungan dari setiap pemain yang mendaftar menggunakan link kode referral dirinya. Ada dua metode sistem Quotex bekerja bagi afiliator yakni dengan cara Revenue Share Model dan Turnover Share Model.
ADVERTISEMENT
Untuk Revenue Share Model, jika afiliator berhasil membuat beberapa orang untuk membuat akun pada Quotex melalui link pendaftaran yang diberikannya [kode referral] dan kemudian mendepositkan uangnya untuk bermain trading di Quotex, maka ia akan diberikan pembagian keuntungan dari keuntungan yang didapatkan Quotex.
Besarnya telah ditentukan oleh Quotex. Jika sebanyak 1 sampai 14 orang, maka akan mendapatkan keuntungan 50% dari keuntungan yang diterima Quotex. Begitupun juga jika afiliator bisa lebih banyak lagi berhasil mengajak orang untuk membuat akun pada Quotex melalui link pendaftaran yang afiliator berikan tersebut, maka afiliator akan mendapatkan persentase keuntungan yang lebih besar.
Sementara Turnover Share Model, adalah jika afiliator berhasil mengajak beberapa orang untuk membuat akun pada Quotex melalui link pendaftaran yang diberikannya lalu mendepositkan uang untuk bermain, maka ia akan diberikan persentase keuntungan dari setiap akun. Tidak terpengaruh dari menang atau kalahnya akun tersebut.
ADVERTISEMENT
"Artinya keuntungannya bersumber dari banyaknya orang yang membuat akun pada Quotex melalui link pendaftaran yang afiliator berikan dan melakukan kegiatan permainan, dan perhitungan persentase keuntungan afiliator lebih besar jika afiliator bisa lebih banyak lagi mengajak orang untuk membuat akun pada Quotex," kata jaksa.
Apabila Afiliator berhasil mengajak 1 sampai dengan 14 orang untuk membuat akun pada Quotex, maka afiliator akan diberikan persentase keuntungan sebesar 2,0% dari setiap akun orang tersebut ketika melakukan trading di Quotex. Bila afiliator berhasil mengajak lebih banyak orang untuk membuat akun dan melakukan trading, maka mendapatkan persentase keuntungan yang semakin besar.
Barang bukti sitaan tersangka Doni Salmanan kasus aplikasi trading Quotex, Selasa (15/3). Foto: Nugroho GN/kumparan
Dari dua jenis itu, Doni menggunakan metode Turnover Share Model. Dengan metode tersebut, Doni diduga telah berhasil mengajak 25 ribu orang untuk bermain, dengan total keuntungan yang ia dapatkan Rp 3 miliar per bulan atau total Rp 40 miliar.
ADVERTISEMENT
Sedangkan berdasarkan data korban melalui posko pengaduan trading Quotex, yang diperkuat perhitungan dari ahli akuntansi nilai kerugian para korban mencapai Rp 24.366.695.782 yang didapat dari 142 orang korban yang melapor. Belum dihitung dari korban yang tidak melapor.
Dalam dakwaan, Doni disebut menggunakan uang keuntungan itu untuk sejumlah keperluan dan bergaya hidup mewah. Dia membeli sejumlah sport car, mulai dari Lamborgini, Porsche, Motor Harley Davidson, hingga barang mahal lainnya.
Atas perbuatannya, Doni didakwa melanggar Pasal 45A ayat (1) jo Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Doni menjalani sidang secara online dari rutan. Sementara dakwaan dibacakan jaksa di dalam ruangan sidang.
ADVERTISEMENT