Dorong Ketahanan Pangan Nasional, Menteri Imipas Panen Jagung di Sidoarjo
·waktu baca 2 menit

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, melaksanakan panen raya jagung hibrida di Kabupaten Sidoarjo, Jumat (31/10).
Sebanyak kurang lebih 45 ton jagung berhasil dipanen dari tanah seluas 10 hektare. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Imigrasi Surabaya dan Polresta Sidoarjo.
Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, Agus turut memberikan bantuan berupa 500 paket sembako bagi masyarakat Desa Bulang, Kecamatan Prambon, serta sebuah mesin alat panen, alat semprot pertanian, dan juga benih jagung hibrida sebanyak 120 kilogram bagi kelompok petani binaan.
Agus menyebut sektor pangan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas bangsa.
Menurut Agus, ketahanan pangan nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, namun Kemenimipas juga ikut terlibat.
“Presiden menegaskan bahwa ketahanan pangan adalah fokus utama. Walau target nasional empat tahun, kita ingin wujudkan lebih cepat. Karena apa pun yang terjadi, pangan adalah hal yang tidak bisa digantikan,” kata dia.
Agus berharap agar seluruh jajaran Imipas dapat melakukan kemandirian dan ketahanan pangan mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga. Agus menuturkan pentingnya perubahan dari diri sendiri sebagai langkah awal menuju Indonesia Emas 2045.
“Jangan menunggu orang lain berubah. Mulailah dari diri kita, dari rumah kita, dari lahan kecil yang kita miliki. Karena dari gerakan kecil inilah lahir ketahanan nasional yang besar,” ujarnya.
Pada kegiatan yang sama, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menyebut kegiatan tersebut merupakan hasil panen dari masa tanam yang dilakukan pada 25 Juni 2025. Hasil panen jagung akan diserahkan ke Bulog Sidoarjo untuk dijual, dan hasilnya akan kembali ke masyarakat sekitar.
