DPR Akan Kawal Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Pemilu 2024 Rp 76,6 T

12 Juni 2022 9:39
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Partai Peserta Pemilu Foto: Fitra Andrianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Partai Peserta Pemilu Foto: Fitra Andrianto/kumparan
ADVERTISEMENT
Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menegaskan pihaknya akan mengawal anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp 76,6 Triliun. Rifqi mengingatkan stakeholder Pemilu agar menggunakan anggaran seefektif mungkin.
ADVERTISEMENT
“Kami sedang meminta KPU berkoordinasi dengan Kementerian lembaga lain agar dapat di-handle Kementerian lembaga lainnya, misalnya pengadaan APD untuk COVID ya bisa diserahkan pada Kemenkes saja, sedangkan infrastruktur biar dijalankan oleh Kementerian PU. Sehingga pengelolaan anggarannya tidak full dikelola KPU,” kata Rifqi, Minggu (12/6).
“Dan itu bisa memangkas anggaran yang telah ditentukan. Dan diperkirakan lebih dari Rp 20 triliun akan terpangkas," tegas Rifqi.
Legislator dapil Kalimantan Selatan ini menekankan, Komisi II siap mengawal penggunaan dari total keseluruhan anggaran yang ditetapkan tersebut. Di mana, ada beberapa anggaran yang kemudian dapat dilakukan efisiensi, terutama pada anggaran yang bersifat non elektoral.
Warga menggunakan hak politiknya ketika mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 02, Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (27/4). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
zoom-in-whitePerbesar
Warga menggunakan hak politiknya ketika mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu 2019 di TPS 02, Pasar Baru, Jakarta, Sabtu (27/4). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
“Memang ada beberapa anggaran yang bersifat non elektoral misalnya penyiapan kendaraan, infrastruktur kantor yang sebenarnya ada di dalam anggaran KPU Rp 76,6 triliun itu. Termasuk antisipasi kalau misalnya COVID-19 masih berlangsung," beber Rifqi.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin audiensi DPR dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk membahas persiapan pelaksanaan Pemilu 2024.
Puan pun menyoroti sejumlah hal, termasuk mengenai efektivitas anggaran pesta demokrasi itu.
“Sudah sama-sama disepakati antara KPU dan DPR melalui Komisi II dan Pemerintah bahwa tahapan pemilu akan dimulai insyaallah sesuai dengan jadwal yang ada yakni 14 Juni 2022," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2022).
Puan juga mengingatkan mengenai efektivitas anggaran yang telah disepakati antara DPR dan pemerintah sebesar Rp 76,6 Triliun.
“Anggaran Pemilu 2024 agar dilakukan secara efektif dan efisien serta dimaksimalkan sesuai dengan kebutuhan sejak dimulainya tahapan pemilu,” ucap Puan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·