DPR Kutuk Aksi Vandalisme di Musala Tangerang: Cederai Umat Muslim

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Musala di Tangerang dicorat-coret orang tak dikenal. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Musala di Tangerang dicorat-coret orang tak dikenal. Foto: Dok. Istimewa

Aksi vandalisme kali ini menyasar rumah ibadah. Adalah Mushola Darussalam Perumahan Elok, Gelam Pasar Kemis Tangerang dicoret-coret dengan kalimat anti-Islam dan kafir.

Wakil Ketua DPR Bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin, mengutuk aksi vandalisme itu. Azis menilai hal itu mencederai umat Islam.

"Aksi tersebut mencederai umat muslim. Namun masyarakat jangan sampai terprovokasi, terlebih rumah tersangka masih di wilayah sekitar. Mari kita tunggu informasi resmi dari aparat kepolisian mengenai peristiwa tersebut" Kata Azis, Rabu (30/9).

Musala di Tangerang dicorat-coret orang tak dikenal. Foto: Dok. Istimewa

Waketum DPP Golkar itu meminta aparat kepolisian tak cepat mengambil kesimpulan seperti kasus penusukan Syekh Ali Jaber beberapa waktu lalu dengan menyatakan gangguan jiwa.

"Polisi harus melakukan penyelidikan secara utuh, apakah tersangka terpapar radikalisme atau murni dari niat pelaku,"

- Azis Syamsuddin.

Lebih lanjut, Azis mewanti-wanti agar peristiwa di Tangerang tak terulang kembali di kemudian hari. Mengingat pelaksanaan pilkada serentak akan segera digelar dalam waktu dekat ini. Terlebih, masa kampanye sudah berjalan.

Wakil Ketua DPR Bidang Korpolkam Azis Syamsudin. Foto: DPR

"Jangan sampai ada isu SARA dalam pelaksanaan Pilkada Serentak, yang dapat memecah belah bangsa" tandas Legislator dapil Lampung itu.

Saat ini Polisi sudah membekuk pelaku, bernama Satrio. Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam menyebut Satrio kini sudah ditahan dan Polisi sedang mendalami motif Satrio mencoret coret Mushola dengan kata-kata provokatif.