DPRD DKI: Satpol PP Kurang Tegas Tindak Pesepeda di CFD, Banyak Duduk di Posko

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga bersepeda di Car Free Day kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, untuk berolahraga, Minggu (1/12/2019). Foto:  Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga bersepeda di Car Free Day kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, untuk berolahraga, Minggu (1/12/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Pemprov DKI Jakarta kembali meniadakan Car Free Day (CFD) di kawasan Thamrin-Sudirman setelah sempat dibuka untuk menghindari kerumunan di tengan pandemi corona. Sebagai gantinya, disediakan jalur sepeda di 30 titik di Jakarta.

Meski begitu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani mengkritik masih minimnya pengawasan Satpol PP terhadap pesepeda-pesepeda. Ia mengaku melihat langsung banyaknya pesepeda yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau soal pengawasan saya ada koreksi dikit ya. Mungkin mengenai peran Satpol PP, karena Satpol kemarin aja contoh saya CFD, itu banyak banget anak kecil dan yang enggak taat," kata Zita di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (27/7).

Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani. Foto: Dok. Partai Amanat Nasional

Menurut Zita, unit pengawasan di Jakarta belum tegas. Terbukti dari hasil pemantauannya sendiri, banyak petugas Satpol PP yang hanya duduk-duduk saja.

"Otoritas atau penegak hukum hadir dan berani beri tahu kalau ada yang salah. Kemarin kan cuek-cuek aja. Memang ada yang tenda, posko, tapi isinya enggak banyak dan cenderung lebih duduk pantau. Harusnya lebih approach terjun langsung awasi. Pengawasan perlu ditingkatkan lagi," ungkap dia.

Sejumlah warga bersepeda saat Car Free Day (CFD) di Jalan Gajah Mada, Jakarta, Minggu (5/7). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Untuk mendisiplinkan masyarakat, Zita meminta petugas Satpol PP lebih tegas lagi, terutama menindak yang belum menjalankan protokol COVID-19. Sehingga, aktivitas olahraga di Jakarta setiap akhir pekan bisa lebih aman dari penyebaran corona.

"Saya rasa ketegasan itu penting ya. Bukan berarti kita denda-denda aja. Tapi ketegasan, berani memberi tahu. Kalau ada keramaian dilerai, tolong ya jaga jarak pakai masker dan lain-lain. Itu saya rasa perku digalakkan lagi dari otoritas ya," tutup Zita.

embed from external kumparan

=====

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona