dr Dirga Sakti Rambe: Vaksin Bisa Kendalikan Pandemi, tapi Tetap Taat Prokes

30 November 2020 15:44 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
dr Dirga Sakti Rambe. Foto: Omni Hospital
zoom-in-whitePerbesar
dr Dirga Sakti Rambe. Foto: Omni Hospital
ADVERTISEMENT
Vaksin merupakan barang yang ditunggu-tunggu masyarakat dunia untuk mengentaskan pandemi virus corona. Namun, meski vaksin nantinya sudah diproduksi dan digunakan secara massal, bukan berarti menghilangkan pandemi seketika.
ADVERTISEMENT
Vaksinolog Dirga Sakti Rambe mengatakan vaksin memang instrumen penting dalam kendalikan pandemi. Tetapi, dalam prosesnya butuh waktu yang tak singkat.
"Kita harus sadari bahwa vaksin itu tidak seketika menghilangkan pandemi karena ada proses distribusi yang panjang apalagi kita negara kepulauan dan jumlah penduduk kita banyak sekali," kata Dirga dalam keterangannya, Senin (30/11).
Atas dasar itu, kata Dirga, sembari menunggu vaksin masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), salah satunya dengan menerapkan 3M yakni mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak.
Hal itu merupakan salah satu cara agar pandemi tak menyebar dengan masif.
"Oleh karena itu sambil menunggu vaksinnya ada sekarang dan sekalipun nanti vaksinnya ada tentu kita tetap harus terus menerapkan protokol pencegahan, 3M-nya harus jalan terus," kata dia.
Ilustrasi vaksin. Foto: KPCPEN
"Vaksin bisa mengendalikan pandemi tapi butuh waktu dan proses," tegasnya.
ADVERTISEMENT
Dirga membeberkan, sebelum vaksin digunakan oleh masyarakat haruslah terlebih dahulu lulus uji di BPOM. Apabila BPOM sudah mengeluarkan izin penggunaan vaksin tersebut, maka masyarakat bisa menggunakannya tanpa ragu.
"Vaksin apa pun yang sudah mempunyai izin BPOM itu dapat dipastikan keamanan dan keefektivitasannya. Oleh karena itu kelak kalau ada vaksin baru yang dapat izin Badan POM maka kita masyarakat tidak perlu ragu lagi," kata dia.
"Sambil kita menunggu vaksinnya ada, sekali pun nanti vaksinnya ada, tentu kita tetap harus konsisten menerapkan protokol pencegahan 3M di mana pun kita berada agar kita kembali produktif lagi," pungkasnya.