Driver Ojol Ditembak OTK saat Menunggu Orderan di Sukabumi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi penembakan pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi penembakan pengemudi ojek online (ojol) di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Foto: kumparan

Seorang pengemudi ojek online (ojol) diduga menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) saat menunggu orderan di Jalan Stasiun Timur, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Sabtu (24/10) malam.

Korban berinisial Z (24), pengemudi ojol Maxim, mengalami luka di bagian belakang leher akibat insiden tersebut.

Sebelum kejadian, korban berada di lokasi bersama dua rekannya yang juga berprofesi sebagai pengemudi ojol, salah satunya Koswara. Namun, kedua rekannya kemudian pergi untuk mengambil orderan, sementara Z tetap berada di lokasi seorang diri.

Sepulang mengantar penumpang, Koswara kembali ke Jalan Stasiun Timur. Setibanya di sana, seorang tukang rongsok memanggilnya dan memberi tahu bahwa Z mengalami luka.

"Pas ke sini lagi, sudah kejadian. Dia minta tolong sama warga, katanya ada yang menembak dari belakang," ujar Koswara.

Koswara mengatakan, saat itu Z terlihat memegangi pundaknya yang sudah berlumuran darah.

Ia menjelaskan, dirinya pergi mengantar penumpang sekitar pukul 23.30 WIB dan kembali ke Jalan Stasiun Timur sekitar pukul 24.00 WIB. Berdasarkan rentang waktu tersebut, penembakan diperkirakan terjadi antara pukul 23.30 WIB hingga 00.00 WIB.

"Antara pukul 23.30- 24.00 kejadiannya. Saya kan balik lagi ke sini jam 24.00," katanya.

Koswara kemudian membawa korban ke RSUD R Syamsudin SH untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, sepeda motor milik korban dititipkan di sebuah penginapan yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Koswara menambahkan, sebelum kejadian, ia sempat melihat sepeda motor yang ditumpangi dua orang berada di sekitar lokasi. Namun, saat itu ia tidak menaruh curiga terhadap keduanya.

Berdasarkan keterangan korban, salah satu orang yang berboncengan di sepeda motor tersebut diduga sebagai pelaku penembakan.

"Ada [di sini], tapi enggak curiga. Sempat lihat, cuma gak tahu, gak kenal," ujar Koswara.

Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Hartono mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus penembakan tersebut. Ia membenarkan korban merupakan pengemudi ojol. Adapun dua orang diduga terlibat dalam peristiwa itu.

Berdasarkan analisis awal, polisi menduga penembakan tersebut telah direncanakan. Hartono juga menegaskan insiden itu tidak berkaitan dengan geng motor.

"Korban ojol dan terduga dua orang masih dalam penyelidikan, yang jelas bukan geng motor, analisis awal udah direncanakan," jelasnya.