Dua Jenderal Rusia Tewas Dalam Invasi ke Ukraina

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pasukan pro-Rusia berseragam tanpa lencana di pemukiman Buhas (Bugas) yang dikuasai separatis, di wilayah Donetsk, Ukraina, Selasa (1/3/2022). Foto: Alexander Ermochenko/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pasukan pro-Rusia berseragam tanpa lencana di pemukiman Buhas (Bugas) yang dikuasai separatis, di wilayah Donetsk, Ukraina, Selasa (1/3/2022). Foto: Alexander Ermochenko/REUTERS

Ukraina pada Selasa (8/3/2022) mengungkap pasukan mereka telah membunuh seorang jenderal Rusia di dekat kota Kharkiv yang saat ini dikepung pasukan Kremlin.

Jenderal yang tewas itu merupakan wakil komandan pertama tentara ke-41 Rusia, Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov.

Dalam sebuah pernyataan, Kepala Direktorat Intelijen Kemhan Ukraina melaporkan, Gerasimov tewas pada Senin (7/3/2022). Tak hanya Gerasimov, Ukraina turut membunuh prajurit militer lain.

"Kerugian lain di antara staf komando senior tentara Rusia. Selama pertempuran di dekat Kharkiv, Vitaly Gerasimov, seorang pemimpin militer Rusia, mayor jenderal, kepala staf dan wakil komandan pertama Angkatan Darat ke-41 Distrik Militer Pusat Rusia, terbunuh," tulis pernyataan pada laman resmi pihaknya.

"Sejumlah perwira senior militer Rusia juga tewas dan terluka," sambung pernyataan itu.

X post embed

Militer Kiev turut mengklaim, mereka mendapati permasalahan mendalam dalam komunikasi dan evakuasi pasukan Rusia. Kendala tersebut diyakini berimbas pada kemajuan militer yang terhambat.

"Data juga menunjukkan masalah signifikan dengan komunikasi di tentara penjajah dan dengan evakuasi unit mereka yang kalah," pungkas pernyataan tersebut.

Tewasnya Gerasimov merupakan kali kedua jenderal Rusia terbunuh di tangan pasukan Ukraina.

Sebelumnya, Ukraina melaporkan, jenderal Rusia lain yang juga seorang wakil komandan tentara ke-41, Andrei Sukhovetsky, telah mereka bunuh. Kabar mengenai itu muncul pada akhir Februari 2022.

Dikutip dari Reuters, Kemhan Rusia tidak memberikan komentar terkait peristiwa tersebut.

Seorang menangis di tubuh seorang kerabat di luar gedung yang hancur setelah pemboman di kota Chuguiv di Ukraina timur pada 24 Februari 2022. Foto: Aris Messinis/AFP

Sejak invasi dilangsungkan, Ukraina mengklaim pasukannya telah membunuh lebih dari 11.000 tentara Rusia. Tetapi, tidak ada pihak yang mengungkapkan korban militer dari Ukraina.

Menanggapi klaim itu, Moskow hanya memberikan konfirmasi bahwa pihaknya kehilangan orang 500 tentara.

Penulis: Sekar Ayu