News
·
10 Agustus 2021 20:50
·
waktu baca 1 menit

Dua Mal di Kota Bandung, PVJ dan TSM, Diuji Coba Buka Besok

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Dua Mal di Kota Bandung, PVJ dan TSM, Diuji Coba Buka Besok (59314)
searchPerbesar
Mall Paris Van Java Foto: Twitter @pvjofficial
Dua mal di Kota Bandung, yakni Paris van Java (PVJ) dan Trans Studio Mall (TSM), akan diuji coba untuk dibuka pada Rabu (11/8).
ADVERTISEMENT
Dua mal itu akan diuji coba dibuka selama sepekan ke depan. Jika tak ada temuan kasus, maka tak menutup kemungkinan mal lain akan segera dibuka.
"Kita ada dua lokasilah, PVJ dan TSM,yang nanti akan kita bereskan dulu bagaimana masa uji coba ini dalam satu minggu, mudah-mudahan tidak ada ditemukan klaster dan sebagainya," kata Sekda Bandung Ema Sumarna pada wartawan, Selasa (10/8)
Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri, kata Ema, aktivitas di mal akan dibatasi 25 persen. Kemungkinan, hanya ada tiga sektor yang akan beroperasi. Teknis rinci soal aturan di mal akan dituangkan dalam Peraturan Wali Kota Bandung.
Dua Mal di Kota Bandung, PVJ dan TSM, Diuji Coba Buka Besok (59315)
searchPerbesar
Sekda Kota Bandung, Jawa Barat Ema Sumarna saat menerima vaksinasi COVID-19. Foto: Dok. Pemkot Bandung
Dalam peraturan, sambung Ema, nantinya akan diatur soal kewajiban menunjukkan sertifikat vaksin bagi para pengunjung yang datang dan pegawai. Dia pun berharap aturan itu dipatuhi demi kebaikan bersama mencegah sebaran corona.
ADVERTISEMENT
"Artinya, kegiatan kemarin yang hanya dibatasi 3 kebutuhan pokok, kesehatan dan jualan online, di sana sekarang mulai diperbolehkan untuk beraktivitas misalnya yang jualan baju, sepatu dan jualan ikat pinggang artinya boleh," ucap dia.
Dua Mal di Kota Bandung, PVJ dan TSM, Diuji Coba Buka Besok (59316)
searchPerbesar
Trans Studio Mall Bandung. Foto: Wikimedia Commons
Ema kemudian menyatakan, kafe dan restoran di Kota Bandung yang berada di dalam gedung pun bakal mulai diperkenankan beroperasi melayani dine in. Akan tetapi, kapasitasnya masih dibatasi hanya sebanyak 25 persen. Lalu, waktu operasional pun dibatasi hanya hingga pukul 20.00 WIB.
"Tapi yang paling utama adalah prokes ini harus benar-benar maksimal, mereka harus komitmen dengan itu karena fungsi dan pengawasan kita yang akan maksimal, nanti komandan ada di Satpol PP," ujar dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020