Dua Mobil Kecelakaan Tabrak Tiang PJU di Antasari, Sopir Pemicu Insiden Kabur

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kondisi usai kecelakaan di tanjakan jalan layan non tol Antasari, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kondisi usai kecelakaan di tanjakan jalan layan non tol Antasari, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Sebuah mobil listrik Hyundai Ioniq mengalami kecelakaan di tanjakan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (6/7) sekitar pukul 11.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun mobil mengalami kerusakan dan sebuah Tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) roboh.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan, kecelakaan diduga bermula saat mobil Ioniq bernomor polisi B-1633-SNQ melaju dari arah utara menuju selatan di Jalan Sultan Hasanuddin.

“Semula Mobil Ioniq berjalan dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Sultan Hasanuddin wilayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan,” kata Ojo dalam keterangannya, Selasa (7/7).

Setibanya di tanjakan JLNT Antasari, mobil tersebut bersenggolan dengan kendaraan lain yang identitasnya belum diketahui. Mobil itu disebut memotong dari lajur lambat menuju akses JLNT.

“Sesampainya di tanjakan JLNT berserempetan dengan kendaraan mobil tidak diketahui nomor polisinya yang memotong dari lajur lambat ke arah JLNT kemudian oleng ke kanan menabrak tiang PJU sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kerusakan kendaraan dan tiang PJU roboh,” ujar Ojo.

Usai kejadian, kendaraan yang diduga memicu kecelakaan itu langsung meninggalkan lokasi.

“Setelah kejadian kendaraan yang tidak diketahui nomor polisinya meninggalkan TKP,” ucapnya.

Polisi mengatakan pengemudi Hyundai Ioniq bernama Ibnu Isa Ruhullahi (34). tidak ada korban jiwa dan luka dalam kecelakaan tersebut.

Saat ini, penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan sekaligus memburu kendaraan yang kabur dari lokasi kejadian.

“Dugaan sementara penyebab kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” kata Ojo.