Dua Penambang Masih Hilang di Gua Laos, 5 Rekan yang Selamat Kini Bantu Cari

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Para penyelamat berpose untuk foto saat mereka berupaya menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam gua di Provinsi Xaisomboun, Laos, Jumat (29/5/2026). Foto: METTA THAM KALASIN RESCUE via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Para penyelamat berpose untuk foto saat mereka berupaya menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam gua di Provinsi Xaisomboun, Laos, Jumat (29/5/2026). Foto: METTA THAM KALASIN RESCUE via REUTERS

Lima pria berhasil diselamatkan dari gua yang terendam banjir di Laos. Kini, mereka membantu tim penyelamat mencari dua rekannya yang masih hilang dan diduga terjebak lebih jauh di dalam gua.

Dari ruang perawatan rumah sakit, para penyintas memberikan informasi mengenai kondisi lorong-lorong sempit dan jalur yang mereka lalui selama terperangkap di dalam gua di Provinsi Xaisomboun, Laos tengah.

Kelompok penyelamat Laos menyebut keterangan para korban yang selamat menjadi bagian penting dalam penyusunan operasi pencarian terbaru.

"Informasi dari para korban dianggap sangat penting dan sedang digunakan untuk menyusun rencana pencarian dua orang yang masih tersisa," tulis tim penyelamat melalui media sosial, dilansir AFP.

Mereka juga menyatakan harapan agar operasi yang dilakukan sejak Minggu (31/5) dapat menemukan kedua korban yang belum ditemukan.

Kelima pria tersebut ditemukan hidup pada Rabu (27/5) lalu, sekitar 300 meter dari mulut gua. Mereka merupakan bagian dari tujuh orang yang terjebak akibat banjir bandang saat mencari emas hampir dua pekan lalu.

Satu korban berhasil dievakuasi pada Jumat (29/5), sementara empat lainnya keluar sendiri dari gua pada Sabtu (30/5) setelah tim SAR berhasil memompa air keluar dan mengirimkan makanan serta obat-obatan.

Kesaksian Korban

Salah seorang penyintas bernama Laen mengaku sempat kehilangan harapan sebelum tim penyelamat menemukan mereka.

"Kami menghabiskan tiga hari mencari jalan keluar, tetapi tidak menemukannya. Situasinya sudah tanpa harapan," kata Laen kepada Lao National Radio dari rumah sakit.

Para penyelam penyelamat membagikan panduan penggunaan peralatan kepada orang-orang yang terjebak di dalam gua selama misi penyelamatan mereka di Provinsi Xaisomboun, Laos, Sabtu (30/5/2026). Foto: Norrased Palasing via REUTERS

"Saya bilang kalau tidak ada tim penyelam yang datang membantu, peluang kami untuk bertahan hidup nol persen. Kami hanya menunggu mati," lanjutnya.

Korban lain yang lebih dulu dievakuasi, Meud, mengatakan dua pria yang masih hilang masuk ke gua beberapa hari lebih awal dan turun lebih dalam dibanding anggota kelompok lainnya.

Pencarian Dipusatkan di Lorong Sempit

Tim SAR kini memusatkan pencarian di lorong sempit yang masih terendam air, berada lebih jauh dari lokasi ditemukannya lima penyintas.

Penyelam asal Jepang, Yoshitaka Isaji, menggambarkan jalur tersebut sangat berbahaya.

"Lorong yang terendam ini sangat sempit dan praktis tidak bisa dilewati kecuali dengan mengubah posisi tubuh. Bayangkan ruang selebar laci lemari," ujarnya.

Tim penyelamat berupaya menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam gua di Provinsi Xaisomboun, Laos, Jumat (29/5/2026). Foto: METTA THAM KALASIN RESCUE via REUTERS

Ia menambahkan kondisi air yang keruh membuat jarak pandang menjadi nol, sehingga operasi penyelaman hanya akan dilakukan sebagai pilihan terakhir karena tingkat risikonya yang sangat tinggi.

Hingga kini tim penyelamat masih terus memompa air keluar dari gua dan berupaya mencegah masuknya air tambahan agar pencarian dua korban yang tersisa dapat dilakukan dengan lebih aman.